Religi

Jelang Idul Adha, Ini Larangan bagi yang Hendak Berkurban Menurut Islam

1014
×

Jelang Idul Adha, Ini Larangan bagi yang Hendak Berkurban Menurut Islam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Menjelang Hari Raya Idul adha, umat Islam yang mampu dianjurkan untuk melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan dan kepedulian sosial. Namun, ada sejumlah adab dan larangan yang perlu diperhatikan oleh seseorang yang telah berniat berkurban.

Larangan tersebut berkaitan dengan tidak memotong rambut maupun kuku sejak masuk tanggal 1 Zulhijah hingga hewan kurban disembelih.

Example 300x600

Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Zulhijah dan salah seorang di antara kalian hendak berkurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sedikit pun sampai hewan kurbannya disembelih.”

Para ulama menjelaskan bahwa anjuran ini berlaku bagi orang yang akan berkurban, baik laki-laki maupun perempuan. Tujuannya adalah sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah kurban serta meneladani sebagian keadaan jamaah haji yang sedang berihram.

Meski demikian, larangan ini tidak berlaku bagi anggota keluarga yang hanya ikut menikmati pahala kurban, kecuali mereka juga berniat berkurban secara pribadi.

Apa Saja yang Dilarang?

Beberapa hal yang dianjurkan untuk ditinggalkan sementara waktu bagi orang yang hendak berkurban antara lain:

  • Memotong kuku tangan maupun kaki
  • Mencukur atau memotong rambut
  • Mencabut bulu badan secara sengaja

Larangan tersebut dimulai sejak terbenam matahari pada akhir bulan Zulkaidah atau masuk 1 Zulhijah, hingga hewan kurban selesai disembelih pada Hari Raya Iduladha atau hari tasyrik.

Bagaimana Jika Terlanjur Memotong Kuku atau Rambut?

Para ulama menjelaskan bahwa apabila seseorang lupa atau tidak mengetahui hukum tersebut lalu memotong kuku maupun rambutnya, maka tidak ada denda atau kafarat tertentu. Kurbannya tetap sah.

Namun, jika dilakukan dengan sengaja, sebagian ulama menilai perbuatan itu makruh dan sebaiknya disertai istigfar serta tidak mengulanginya lagi hingga penyembelihan selesai.

Hikmah Larangan Sebelum Kurban

Selain sebagai bentuk ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW, larangan ini juga mengandung nilai spiritual agar seseorang lebih mempersiapkan diri menyambut Iduladha dengan penuh ketakwaan dan keikhlasan.

Ibadah kurban sendiri bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menumbuhkan rasa empati kepada sesama melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan memahami adab dan ketentuan sebelum berkurban, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah kurban dengan lebih sempurna sesuai tuntunan syariat.

BACA JUGA :
Hari Raya Idul Adha 1444 H, Kodim 0826/Pamekasan Sembelih Hewan Kurban 2 Ekor Sapi dan 16 Ekor Kambing