Berita

Kurangi Sampah Plastik, Rumah Zakat Jaga Tradisi Bungkus Daging Qurban Pakai Daun Jati di Bondowoso

0
×

Kurangi Sampah Plastik, Rumah Zakat Jaga Tradisi Bungkus Daging Qurban Pakai Daun Jati di Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Rumah Zakat kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor qurban ramah lingkungan. Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H yang jatuh pada Rabu (27/5/2026),

BONDOWOSO, LENSANUSANTARA.CO.ID – Rumah Zakat kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor qurban ramah lingkungan. Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H yang jatuh pada Rabu (27/5/2026), Rumah Zakat menyalurkan dan memotong 150 ekor domba dan 5 ekor sapi melalui program “Desaku Berqurban”. Seluruh daging qurban tersebut dibagikan kepada masyarakat dengan menggunakan daun jati sebagai pembungkus alami, menggantikan kantong plastik.

​Aksi hijau ini berpusat di Taman Lansia Barokah, Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Penggunaan daun jati yang diambil langsung dari hutan Desa Wonosari ini sengaja dipertahankan untuk menekan penumpukan limbah plastik yang kian mencemari lingkungan.

Example 300x600

Lansia Dilibatkan Dalam Pembungkusan Daging Menggunakan Daun Jati

Sejumlah Lansia binaan Rumah Zakat yang aktif mengikuti kegiatan Desa Ramah Lansia di Taman Lansia Barokah juga ikut terlibat membungkus daging menggunakan daun jati.

BACA JUGA :
Selain Kanda, Warga Bondowoso Bisa Sampaikan Aduan MBG Lewat Hotline BGN

Sangat senang bisa dilibatkan dalam rangkaian proses pemotongan qurban ini, meskipun belum bisa jadi salah satu pequrban namun bisa membantu kegiatan Desaku Berqurban disini” tutur sanati salah satu anggota Lansia.

​Manfaat Meluas, Jumlah Hewan Qurban Meningkat

​Program “Desaku Berqurban” fokus menyasar wilayah pelosok yang selama ini minim pequrban, sehingga masyarakatnya jarang menikmati daging. Tahun ini, antusiasme para pequrban meningkat drastis dibanding tahun lalu.
​Sebagai perbandingan jumlah hewan qurban Rumah Zakat di Desa Wonosari pada tahun sebelumnya yakni pada Dzulhijjah 1446 H sebanyak 90 Domba dan 3 sapi yang dagingnya dibagikan pada 1200 warga tahun ini menjadi 150 Domba dan 5 Sapi yang manfaatnya bisa dirasakan lebih dari 2500 warga.

BACA JUGA :
Diduga Ketua Pilkades Desa Suco Lor Abaikan Prokes Covid-19, Disaat Rapat dengan Cakades

Dari hasil pemotongan dan pengemasan 2.200 bungkus daging qurban tersebut. Distribusi tidak hanya dilakukan di Desa Wonosari saja, melainkan juga menjangkau desa-desa tetangga yang membutuhkan, seperti Desa Kabuaran dan Desa Dawuhan.

Menghadirkan Senyuman di Desa Pelosok

Kehadiran program ini membawa kebahagiaan mendalam bagi warga desa yang jarang mengonsumsi daging qurban saat Idul Adha.

BACA JUGA :
Perhutani Bondowoso Taken MoU dengan Perusahaan Penyedia Layanan Internet

Nurami, salah satu warga penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para pequrban yang telah menyalurkan hewan qurbannya melalui Rumah Zakat.
“Terima kasih kepada para pequrban. Setiap tahun desa ini selalu menjadi salah satu titik pemotongan. Program ini benar-benar membahagiakan warga seperti saya yang jarang sekali bisa menikmati daging qurban,” ungkap Nurami haru.

Melalui program berkelanjutan ini, Rumah Zakat tidak hanya sukses menjembatani kepedulian sosial untuk membahagiakan masyarakat desa, tetapi juga memberikan edukasi nyata tentang pentingnya menjaga kelestarian alam lewat qurban ramah lingkungan.