Ngawi, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah di Jalan Serong Timur Alun-alun Kabupaten Ngawi.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ngawi yang ke- 668 serta upaya menjaga kestabilan harga bahan pokok dan mencegah terjadinya inflasi di Kabupaten Ngawi.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Ngawi, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Asisten Pemerintahan Kabupaten Ngawi, Perum Bulog, PT Pos, beberapa perwakilan pihak perbankan, dan beberapa lembaga dibawah pemerintahan Kabupaten Ngawi seperti Perumda.
Wakil Bupati Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, dalam sambutannya menyampaikan “Gerakan Pangan Murah merupakan upaya pemerintah daerah dalam rangka untuk menjaga kestabilitas harga bahan pokok, mencegah terjadinya inflasi serta pemenuhannya akses kebutuhan sembako bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau”.
“Kegiatan ini juga sebagai indikator upaya pencegahan terjadinya inflasi di Kabupaten Ngawi, imbuhnya”.
“Kegiatan ini diharapkan bisa dilaksanakan di seluruh wilayah di Kabupaten Ngawi, karena setiap wilayah yang ada di Kabupaten Ngawi memiliki potensi yang berbeda-beda dan harus disesuaikan dengan komoditas di wilayah tersebut, tambahnya”.
Dari pantauan wartawan media siber nasional Lensa Nusantara Ngawi, sejumlah warga sudah memadati alun-alun Kabupaten Ngawi sejak pukul 06.00 pagi dan ada beberapa warga terlihat sudah mulai berbelanja beberapa kebutuhan pokok seperti ayam, telur, buah-buahan, sayur mayur dll.
Dalam pantauan wartawan media siber nasional Lensa Nusantara Ngawi, seusai Wakil Bupati Kabupaten Ngawi memberikan sambutan dan membuka secara resmi Gerakan Pangan Murah, langsung meninjau dan menyapa sejumlah warga di beberapa stand yang tersedia.
Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, PT Bulog menyediakan pasokan beras sebanyak 1 ton dan minyak 45 karton, selang seusai dibukanya terpantau dari beberapa stand sudah banyak beras yang habis terjual.
Gerakan Pangan Murah, menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak, telur, bawang putih, bawang merah, berbagai sayur dan buah-buahan, serta ikan lele dan juga ayam.
Ditemui secara terpisah, Wakil Bupati Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan “Kegiatan ini sebagai upaya rutin kita untuk mencegah terjadinya inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memilik peran dan fungsi untuk mengatur dan mengontrol kebutuhan atau komoditas terutama sembako, agar masyarakat bisa membeli dengan harga yang terjangkau”.
“Beberapa kegiatan seperti panen raya, bisa terakomodir juga melalui kegiatan ini, kegiatan ini diharapkan tidak hanya dilaksanakan di Ngawi kota saja, tetapi juga di semua wilayah di Kabupaten Ngawi, tambahnya”.
“Sebagai contoh untuk daerah Ngawi timur atau daerah Ngawi yang dekat dengan pergunungan, kebutuhan akan bahan pokok beras dan telur memiliki perbedaan dibandingkan dengan yang masyarakat di Ngawi kota, tambahnya”.
“Kegiatan operasi pasar murah merupakan kegiatan rutin dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja setiap periodenya, tambahnya”.
Ditemui terpisah, salah seorang warga yang berbelanja di Gerakan Pangan Murah, Arin Priantari warga Jururejo Kabupaten Ngawi, mengatakan” kegiatan ini sangat bagus karena bisa menjaga kestabilan harga sehingga masyarakat dapat menjangkau kebutuhan bahan pokok”.
“Arin Priantari, juga menyampaikan pesan kepada pemerintah daerah, agar senantiasa terus menjaga kestabilan harga ditengah program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis yang memiliki dampak signifikan terhadap kenaikan bahan pokok” (Lensa Nusantara Ngawi, Taufan Rahsobudi).














