Purwakarta, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kepala Desa Ciracas, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta melontarkan kritik tajam terhadap pola pengawasan program pemerintah di desa. Ia mengaku heran karena setiap ada pembangunan fisik di desa, wartawan selalu detail menanyakan papan kegiatan. Namun giliran program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG), justru sepi dari pertanyaan.
“Kenapa kalau ada pembangunan di desa, wartawan selalu nanya detail papan kegiatan? Tapi pas program KDMP, tidak ada wartawan atau pihak manapun yang nanya. Itu kenapa?” ujar Eman Sulaeman Kades Ciracas.
Tak hanya soal pemberitaan, Kades juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, istilah “gratis” perlu diluruskan. “MBG itu Makan Bergizi Gratis, gratisnya di mana? Itu kan pakai uang rakyat. Jadi di mana gratisnya?” tegasnya.
Ia juga menyentil peran Polri dalam program MBG. “Polri itu jangan ngurus makanan. Urus saja penegakan hukum,” kata Kades, meminta aparat fokus pada tugas pokoknya.
Curhatan Kades Ciracas ini muncul di tengah gencarnya pemerintah mendorong transparansi dana desa dan pelaksanaan program prioritas nasional. KDMP sendiri merupakan program pembentukan koperasi di seluruh desa yang digagas pemerintah pusat. Sementara MBG adalah program nasional penyediaan makanan bergizi untuk pelajar dan kelompok rentan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kecamatan maupun dinas terkait atas pernyataan Kades Ciracas tersebut. (Maman)














