Berita

Talud IPA 1 Perumda Tirta Serayu Longsor, Distribusi Air Bersih Ribuan Warga di Banjarnegara Terganggu

1682
×

Talud IPA 1 Perumda Tirta Serayu Longsor, Distribusi Air Bersih Ribuan Warga di Banjarnegara Terganggu

Sebarkan artikel ini
Sekda Banjarnegara Hendro bersama Pj Direktur PDAM Fauzan, saat meninjau lokasi longsor, Rabu, 26/8/2026. Foto : (Gunawan/Lensa Nusantara).

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID — Longsornya talud Instalasi Pengolahan Air (IPA) 1 milik Perumdam ‘Tirta Serayu’ Banjarnegara yang berlokasi di Dukuh Kemplang, Desa Sigaluh, Kecamatan Sigaluh pada Selasa malam lalu, yang mengakibatkan terhentinya distribusi air bersih bagi ribuan ke pelanggan, mulai dilakukan penanganan.

Meninjau lokasi longsor, Pj Direktur Perumdam Tirta Serayu Banjarnegara, Fauzan menjelaskan, insiden tersebut merupakan dampak beruntun dari menurunnya debit air di Kali Ori selama musim kemarau saat ini.

Example 300x600

Sehingga membuat kondisi tersebut memaksa PDAM mengambil air dari Sungai Serayu menggunakan fasilitas Intake 2.

“Awalnya, proses pemompaan dari Intake 2 menuju IPA 2 berjalan lancar, namun, seiring menyusutnya debit air, mesin harus bekerja lebih keras hingga dua pompa utama berkapasitas 122 kW mengalami panas berlebih atau overheat dan rusak secara berurutan,” ungkap Fauzan, saat ditemui di lokasi, Rabu, (26/8/2026).

BACA JUGA :
‎Prediksi Masyarakat Terkait Pemenang Terbukti, Isu Adanya Pengondisian Calon Perangkat di Desa Purwasaba Banjarnegara Jadi Sorotan

Fauzan juga mengungkapkan, saat ini ada satu pompa sedang dalam perbaikan, karena diakibatkan bobotnya yang mencapai satu ton, sementara pompa kedua rusak.

“Karena dua pompa utama rusak, kami hanya memiliki pompa cadangan berkapasitas 75 kW, kami tidak berani memaksakan pompa kecil ini memompa air naik ke IPA 2 yang elevasinya lebih tinggi yang akhirnya, air dari intake 2 kami masukkan ke IPA 1 yang berada di bawah,” jelas Fauzan, Rabu (26/8/2026).

BACA JUGA :
Penyerahan SK LSM Harimau Kepada 17 Ketua DPC se Jawa Tengah di Banjarnegara, ini Pesan Mbah Walet

Masih kata Fauzan,” Pengisian IPA 1 selesai dilakukan pada selasa malam lalu, namun, aliran air yang masuk ternyata terlalu besar sehingga menyebabkan over flow atau luapan pada keesokan paginya,” tambahnya.

Sehingga akibat longsor tersebut, operasional pengolahan air terpaksa dihentikan total, sehingga tangki IPA 1 maupun IPA 2 yang masing-masing berkapasitas 50 liter per detik kini dalam kondisi kosong.

“Kami tidak berani beroperasi atau mengisi air ke IPA 1, jika dipaksa, karena beban tangki akan sangat berat dan kami khawatir longsor akan bertambah parah hingga bangunan ambruk, jika sesuai rencana, distribusi air diprediksi kembali normal pada Kamis malam. Selain itu, PDAM juga tengah membersihkan Intake 1 agar dapat kembali difungsikan,” jelas Fauzan.

BACA JUGA :
Launching MPP Banjarnegara Tidak Dihadiri Satupun Perwakilan DPRD, Ada Apa?

Terkait kerusakan fisik bangunan, Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarnegara Hendro Cahyono, saat meninjau langsung lokasi kejadian bersama Pj Direktur PDAM menginstruksikan agar penanganan longsor di IPA 1 segera dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah.

“Untuk penanganan material longsor tentunya dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu, baru
memasang bronjong penahan tanah di lokasi longsoran agar struktur kembali aman,” pungkas Hendro. (Gunawan).