Otomotif

APRC 2026 Resmi Ditutup di Simalungun, Musa Rajekshah Keluar sebagai Juara

1692
×

APRC 2026 Resmi Ditutup di Simalungun, Musa Rajekshah Keluar sebagai Juara

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN, LENSANUSANTARA.CO.ID – Gemuruh mesin reli akhirnya mereda di kawasan perkebunan Tobasari, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Setelah melewati persaingan sengit di lintasan tanah dan berbatu, FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2026 Putaran ke-3 resmi ditutup oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, Minggu (9/8/2026).

Ajang reli internasional tersebut tidak hanya menghadirkan pertarungan kecepatan para pereli, tetapi juga menjadi panggung bagi Kabupaten Simalungun untuk menunjukkan potensi alam, pariwisata, budaya, dan perekonomian daerah kepada masyarakat luas.

Example 300x600

Musa Rajekshah Tak Terbendung

Persaingan ketat terjadi di sepanjang Special Stage (SS). Musa Rajekshah bersama navigator Hervian Soejono akhirnya keluar sebagai juara setelah mampu menjaga konsistensi kecepatan dan strategi dengan mengendarai Skoda Fabia RS Rally2 dari tim BLA BLA BLA Motorsport.

Penampilan konsisten Musa dan Hervian membuat mereka berhasil membukukan waktu terbaik secara keseluruhan dan mengamankan posisi puncak klasemen.

BACA JUGA :
Bobby Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal di KEK Sei Mangkei, Wesly Terima Kartu BPJS Pekerja Rentan

Posisi kedua ditempati Ryan Nirwan bersama navigator Adi Indiarto dengan Toyota GR Yaris Rally2 dari Toyota Gazoo Racing Indonesia.

Sementara posisi ketiga diraih M. Kholilul Rahman dan Tri Arjuna dari tim MAB HRVRT dengan mengandalkan Ford Fiesta Rally3.

Bupati: Simalungun Mampu Jadi Tuan Rumah Event Internasional

Dalam acara penutupan, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi kepada seluruh pereli yang telah menunjukkan semangat kompetisi dan sportivitas selama mengikuti perlombaan.

Menurutnya, suksesnya pelaksanaan APRC menjadi bukti bahwa Simalungun memiliki kemampuan untuk menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional hingga internasional.

“Anda semua telah membuktikan bahwa Kabupaten Simalungun mampu menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan event-event berskala nasional maupun internasional dengan sangat baik,” ujar Anton.

Bagi Pemerintah Kabupaten Simalungun, APRC bukan sekadar perlombaan untuk menentukan siapa yang tercepat di lintasan. Event tersebut juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan alam dan potensi pariwisata Simalungun kepada dunia.

BACA JUGA :
Temu Perdagangan Runners, Sekcam Bandar Simalungun Dukung Kegiatan Positif dan Hidup Sehat

Bukan Hanya Soal Reli, Ekonomi Warga Ikut Bergerak

Kehadiran APRC 2026 juga membawa dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Pelaku UMKM, kuliner, transportasi hingga jasa penginapan turut merasakan geliat ekonomi selama berlangsungnya event internasional tersebut.

Anton menegaskan Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus membuka ruang bagi penyelenggaraan berbagai event nasional maupun internasional yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat promosi daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus menjadikan Kabupaten Simalungun sebagai rumah yang ramah bagi ajang olahraga nasional maupun internasional,” tegasnya.

IMI Sumut Beri Apresiasi

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara), Harun Mustafa Nasution, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan APRC 2026 Putaran ke-3.

BACA JUGA :
Gampas Desak Reformasi Total Polres Simalungun, Berikan Waktu 3*24 Jam untuk Tindak Tuntutan

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, penyelenggara, organisasi olahraga hingga masyarakat.

Sinergi tersebut menjadi salah satu faktor penting sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar.

Simalungun di Mata Dunia

Berakhirnya APRC 2026 di Tobasari menjadi lebih dari sekadar penutup sebuah perlombaan.

Di balik kemenangan Musa Rajekshah di lintasan, Simalungun juga mendapatkan momentum untuk semakin memperkenalkan identitas daerahnya melalui olahraga otomotif.

Keberhasilan menjadi tuan rumah APRC 2026 sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Simalungun dan Sumatera Utara sebagai daerah yang memiliki potensi menjadi lokasi penyelenggaraan event olahraga bertaraf internasional.

Kini, setelah mesin-mesin reli berhenti berpacu, tantangan berikutnya adalah bagaimana momentum tersebut dapat terus memberikan manfaat nyata bagi pariwisata, UMKM, ekonomi masyarakat, dan promosi Simalungun ke tingkat nasional maupun internasional.