Daerah

Pagelaran Jazz Atas Awan, Ribuan Wisatawan Penuhi Venue Pandawa di DCF ke-XVI Banjarnegara

2052
×

Pagelaran Jazz Atas Awan, Ribuan Wisatawan Penuhi Venue Pandawa di DCF ke-XVI Banjarnegara

Sebarkan artikel ini
Penampilan penyanyi asal Bali Komang, berhasil didepan ribuan wisatawan Dieng Culture Festival ke XVI, Sabtu, 29/8/2026. Foto : (Gunawan/Lensa Nusantara)

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID- Dinginnya dataran Dieng, seolah tidak dirasakan oleh ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara yang memadati pelataran venue Pandawa di DCF ke XVI tahun 2026 di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, untuk menyaksikan penampilan band-band ternama di Indonesia yang bertajuk Jazz Atas Awan.

Panggung megah dilengkapi dekorasi kepala Arjuna raksasa lengkap dengan cahaya lampu warna-warni seolah menghipnotis penonton melawan cuaca dingin dataran Dieng yang minus 7° Celcius.

Example 300x600

Mengusung tema Spirit Of Harmony, DCF ke XVI yang mempertemukan alam, budaya, seni yang ada di dataran tinggi Dieng tersebut yang mempunyai harapan penuh makna berhasil menyedot ribuan pengunjung untuk datang menghadiri acara yang di selenggarakan 28 sampai 30 Agustus 2026.

BACA JUGA :
‎GNPK-RI Banjarnegara Soroti Proyek Pemerintah, Alex: Jika Ada Temuan Indikasi Korupsi, Masyarakat Bisa Laporkan

Penampilan para beberapa musisi, dalam acara Jazz Atas Awan yang mendatangkan group musik seperti Komang dari Bali hingga Kunto Aji yang berkolaborasi dengan nguber Drummer yang membawakan beberapa lagu mampu merubah suasana dingin dataran tinggi Dieng menjadi kehangatan sesaat di malam puncak DCF ke XVI.

Kemegahan dan kemeriahan DCF 2026, juga diakui salah satu wisatawan asal Jakarta, Kurnia Aditya Saputra yang datang bersama rombongan mengaku cukup puas dan terkesan selama liburan di Dieng untuk menyaksikan secara langsung serangkaian acara sejak hari pertama.

“Sangat terkesan sekali, karena baru ini bisa menghadiri langsung acara DCF ini, selain peruntukan Jazz Atas Awan saya sangat tertarik dengan acara siang tadi saat ritual pencukuran rambut gimbal, baru ini saya dan keluarga melihat langsung, memang suasana seperti di Bromo, tapi kalau disana tidak ada pencukuran seperti ini, meskipun banyak juga anak rambut gimbal, apalagi selama disini, juga seperti makanan atau apapun terjangkau harganya, termasuk penginapan, pokoknya puas liburan di Dieng,” ungkap Saputra, Sabtu, (29/8/2026) malam saat ditemui di pelataran venue Pandawa.

BACA JUGA :
Diduga Tersambar Petir, Warga Candiwulan Banjarnegara Ditemukan Meninggal Dunia di Sawah

Penampilan Jazz Atas Awan dalam di Dieng Culture Festival yang sempat vakum sekitar 2 tahun, yang di adakan kembali oleh penyelenggara seolah menjadi obat rindu para wisatawan yang ingin menikmati momen indah di malam hari dengan hiburan yang penuh kesan tersendiri bagi penonton yang sejak pukul 19.00 WIB memadati pelataran venue Pandawa.

BACA JUGA :
H+5 Arus Balik Lebaran, Ratusan Penumpang Mulai Padati Terminal Mandiraja Banjarnegara

“Panggungnya megah sekali, baru ini saya melihat pagelaran musik Jazz di dataran Dieng, apalagi di Jakarta tidak ada namanya puncak, paling hanya di Bogor, tapi tidak seperti disini, suasananya juga begitu indah, dan sejuk sekali hawa disini, masih sangat alami, moga saja tahun depan bisa kesini lagi, di acara yang sama,” ungkap Saputra.

Dalam pertunjukan Jazz Atas Awan, para pengunjung yang sudah membeli tiket, setiap masuk lokasi, akan mendapatkan lampu lampion dan Carica manisan khas Dieng. (Gunawan).