Pemerintahan

RPIKS Cagar Budaya Sawahlunto Dibahas Bersama Kementerian PU, Pemko Siapkan Tindak Lanjut

1684
×

RPIKS Cagar Budaya Sawahlunto Dibahas Bersama Kementerian PU, Pemko Siapkan Tindak Lanjut

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum membahas Rencana Pembangunan Infrastruktur Kawasan Strategis (RPIKS) Cagar Budaya Sawahlunto, Rabu (19/8/2026).

SAWAHLUNTO, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum membahas Rencana Pembangunan Infrastruktur Kawasan Strategis (RPIKS) Cagar Budaya Sawahlunto, Rabu (19/8/2026).


Pembahasan tersebut difokuskan pada penyatuan konsep penanganan kawasan, meliputi penetapan lokasi, konsepsi perancangan, serta indikasi matriks keterpaduan program. Kesepakatan terhadap sejumlah aspek tersebut dinilai penting agar pembangunan infrastruktur kawasan dapat direncanakan secara terarah dan dilaksanakan secara terpadu.

Example 300x600


Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mengatakan, penyusunan RPIKS melibatkan berbagai pihak, tidak hanya Pemerintah Kota Sawahlunto dan Kementerian Pekerjaan Umum, tetapi juga Kementerian Kebudayaan, Kementerian Perhubungan, BUMN, serta tim pendamping.

BACA JUGA :
Sidak Tengah Malam di Rutan Sawahlunto, Ditjenpas Sumbar Pastikan Zero Halinar


Menurutnya, keterlibatan lintas sektor diperlukan untuk menyelaraskan kebutuhan kawasan dengan program dan kewenangan masing-masing pihak.

BACA JUGA :
Wali Kota Riyanda Putra Apresiasi Lomba Fashion Show Budaya Nusantara Pelajar SLB di Sawahlunto


“Pemko Sawahlunto berkomitmen menindaklanjuti hasil penyusunan RPIKS hingga masuk pada tahap tindak lanjut,” ujar Jeffry.


Ia meminta perangkat daerah terkait segera melakukan pemetaan terhadap kebutuhan, kewenangan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan berdasarkan kesepakatan yang telah disusun.


Jeffry menegaskan, keterpaduan perencanaan menjadi kunci dalam penanganan kawasan Cagar Budaya Sawahlunto. Dengan perencanaan yang terintegrasi, pembangunan di kawasan tersebut diharapkan dapat berjalan lebih terarah, saling mendukung, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kota dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA :
Hardiknas 2026, Pemko Sawahlunto Perkuat Mutu Pendidikan dan Dorong Digitalisasi Sekolah


RPIKS Cagar Budaya Sawahlunto diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk menyatukan berbagai program pembangunan infrastruktur di kawasan strategis, sehingga pelaksanaannya dapat dilakukan secara lebih efektif melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, BUMN, dan pemangku kepentingan lainnya.
(Suherman)