Peristiwa

Gunung Trianggulasi Jember Kembali Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan

1754
×

Gunung Trianggulasi Jember Kembali Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan

Sebarkan artikel ini
Gunung Watangan Gumukmas Jember terbakar, Senin (7/9/2026).(Foto: Istimewa/ Lensa Nusantara)

​Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kebakaran gunung Trianggulasi Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas 1 hektare luas lahan terbakar pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, Tim BPBD Jember menuju ke lokasi kebakaran Pada Hari senin 07 September 2026, pukul 02.30 Wib, Api berhasil di padamkan.

​Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo menjelaskan, titik api pertama kali terlihat oleh warga pada Minggu sore sekitar pukul 14.00 WIB. Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara swadaya. Namun, hembusan angin yang kencang membuat kobaran api kian membesar hingga selepas waktu Maghrib.

Example 300x600

​”Kami menerima laporan dari Koramil Gumukmas membutuhkan bantuan armada dan personil. Tim Damkar bersama BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat langsung bergerak memadamkan api. Seluruh proses pemadaman baru selesai pada dini hari pukul 02.30 WIB,” ujar Edy usai di Temui di DPRD Jember (7/9/2026).

BACA JUGA :
LSM MP3 Sesalkan Kinerja Irban III Inspektorat Jember Terkait Penanganan Dugaan Korupsi TKD Desa Sukokerto

​BPBD Jember menyayangkan karena ini peristiwa ini merupakan kejadian kedua yang melanda wilayah RT 02 / RW 11 Desa Tembokrejo. Oleh karena itu sudah di berikan sosialisasi dan pemahaman oleh camat kepada warga sekitar agar jangan melakukan pembakaran lahan misalnya membuang puntung rokok.

BACA JUGA :
Upacara Hari Jadi ke-80 Jatim, Sekdakab Jember: Sinergi Menuju Gerbang Baru Nusantara

“Kebakaran menghanguskan lahan pertanian seluas 1 hektare yang berisi semak belukar, daun-daun kering, serta rumpun bambu. Pada kejadian sebelumnya di lokasi yang sama, kebakaran sempat melahap lahan seluas 2 hektare,” ucap Edy.

​Terkait pemicu kebakaran, kata Edy, pihak berwajib saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau faktor kelalaian.

​”Kami tidak tahu pasti apakah ini sengaja dibakar untuk membersihkan lahan pascapanen atau karena puntung rokok. Kebakaran tidak mungkin terjadi kalau tidak ada pemicunya,” tegas Edy.

BACA JUGA :
Homecare Sasar 25 Ribu Keluarga, Bupati Jember: Jangan Biarkan Lansia Sakit Sendirian

​Ia mengimbau tidak terjadi kedua kali yang mempunyai keinginan membakar lahan pasca panen agar tidak di lakukan. Terutama di tengah kondisi musim kemarau ekstrem dan angin kencang.

“Petani atau warga juga diminta untuk lebih berhati-hati dan tidak membuang puntung rokok sembarangan di area lahan yang mengering itu salah satu penyebab tidak mungkin terjadi kebakaran kalau tidak ada dua persoalan tersebut,” tegasnya.