Berita

Hadir Beri Klarifikasi di Bawaslu Jember, Kades Tanggul Kulon Kritik Maraknya Kecurangan Penyelenggara

174
×

Hadir Beri Klarifikasi di Bawaslu Jember, Kades Tanggul Kulon Kritik Maraknya Kecurangan Penyelenggara

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Tanggul Kulon
Kades Tanggul Kulon setelah dimintai keterangan di Bawaslu Jember, Senin, 11/11/2024. (Foto: Badri/Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Senin (11/11/2024) Bawaslu Jember memanggil Kepala Desa Tanggul Kulon Arifin Wahyuono, pemanggilan klarifikasi postingan di media sosial terkait netralitas pilkada 2024.

Kepala Desa Tanggul Kulon Arifin Wahyuono mengatakan, bahwa pihaknya memenuhi panggilan Bawaslu untuk dimintai klarifikasi tidak mengetahui persoalan yang disangkaan.

Example 300x600

“Sebenarnya malas datang ke Bawaslu Jember, meski telah mendapat undangan resmi Bawaslu sendiri tidak memberikan contoh yang baik,” ucapnya.

BACA JUGA :
Bawaslu Jember Deklarasi Netralitas Kades Jelang Pilkada 2024

Ia juga mengungkapkan, masyarakat sudah mengetahui kalau Bawaslu dua kali mangkir ketika dipanggil pansus pilkada DPRD Jember.

“Bawaslu tidak menyebut siapa yang melaporkan dirinya, sebagai warga negara yang baik kami memberikan contoh yang baik tentu kami tetap memenuhi panggilan,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, dirinya dimintai keterangan terkait postingan di facebook mengatasnamakan sedulur Arifin Wahyuno yang mengupload video dengan salah satu calon Bupati Jember.

BACA JUGA :
Warga Laporkan Komisioner KPU Jember ke Bawaslu, Diduga Lakukan Pembukaan Kotak Suara Tanpa Saksi Parpol

“Seharusnya Bawaslu Jember memahami dulu yang dilaporkan oleh masyarakat, ketika ditanya sebenarnya saya juga bingung karena tidak tau siapa pemilik akun Facebook itu,” terangnya.

Soal akun yang dipermasalahkan, Arifin menyatakan itu bukan akun miliknya. Ia memang memiliki akun Facebook tetapi dengan nama, Arifin Wahyuono.

Arifin dengan tegas mengkritik Bawaslu Jember yang hanya menarget kepala desa. “Kenapa dengan maraknya kecurangan penyelengga seperti PPK, PPS, KPPS, Panwascam, apa dibiarkan? Apa karena Bawaslu tutup mata atau pura-pura tidak tahu,” ucapnya nada kesal.

BACA JUGA :
Saepul Bahri Binzein Calon Bupati Purwakarta Hadiri Panggilan Klarifikasi dari Bawaslu

Sementara Komisioner Bawaslu Devi Aulia Rahim mengatakan, Bawaslu Jember mengundang untuk diminta klarifikasi karena yang bersangkutan dilaporkan.

“Kades Tanggul Kulon diklarifikasi atas sebuah laporan dugaan pelanggaran netralitas. Nanti setelah selesai penanganan pelanggarannya akan kami sampaikan,” tuturnya.