Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar doa bersama dan pelepasan calon jemaah haji tahun 2026 di Balai Serba Guna Kaliwates, Senin (4/5/2026). Sebanyak 2.956 calon jemaah haji hadir bersama keluarga untuk memohon kelancaran dan keselamatan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Acara tersebut dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta para calon jemaah haji.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT.
“Banyak orang yang ingin berangkat haji, semua sudah siap, tetapi belum mendapat kesempatan. Panjenengan semua adalah orang-orang pilihan Allah. Mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kesehatan jasmani.
“Ia menitipkan doa kepada para jemaah untuk keselamatan bangsa Indonesia, keberkahan para pemimpin, serta kemajuan Kabupaten Jember. Menurutnya, doa para jemaah haji merupakan doa yang mustajab,” pesannya.
“Doakan Indonesia agar selalu dalam lindungan Allah, doakan pemimpin kita agar mampu membawa bangsa ini maju, dan jangan lupa doakan Jember agar menjadi daerah yang lebih maju,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Kabupaten Jember, di antaranya pertumbuhan ekonomi, program beasiswa bagi pelajar, layanan kesehatan gratis bagi warga ber-KTP Jember, serta percepatan pembangunan infrastruktur.
Selain itu, Pemkab Jember menetapkan kebijakan baru terkait pemberangkatan jemaah haji yang kini dipusatkan dari wilayah barat, tepatnya di Masjid Jami Tanggul. Kebijakan tersebut diambil sebagai respons atas masukan ulama agar jemaah tidak menempuh perjalanan yang berputar.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat, dengan harapan seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa pemberangkatan jemaah haji tahun ini dibagi dalam tiga gelombang.
“Kloter 90 dan 91 dijadwalkan berangkat pada 14 Mei 2026. Selanjutnya, kloter 92 hingga 96 akan berangkat pada 15 Mei, disusul kloter 97 dan 98 pada 16 Mei 2026,” tandasnya.














