Blitar, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Blitar, Rijanto, menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang kejuaraan dan penerima penghargaan Aktivis Literasi Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar.
Dalam sambutannya, Rijanto menegaskan bahwa para peserta telah menunjukkan semangat luar biasa dalam membaca, menulis, dan berpikir kritis. Menurutnya, literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.
“Dalam era digital yang sarat informasi, para aktivis literasi adalah penjaga nalar dan penerang bagi masyarakat. Saya berharap semangat literasi ini menular ke lingkungan sekitar di sekolah, kampus, komunitas, hingga desa-desa,” ujar Rijanto, Selasa (11/11/2015).
Ia menambahkan, kegiatan literasi memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Semangat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan tema kegiatan tahun ini yaitu “Literasi Maju, Kabupaten Blitar Berdaya dan Berjaya.”
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, festival literasi bukan sekadar ajang lomba, tetapi merupakan wujud nyata dari semangat masyarakat dalam menumbuhkan budaya membaca dan berpikir kritis di setiap lapisan kehidupan.
Rijanto turut menyoroti tantangan literasi di era digital, seperti menurunnya minat baca buku, ketimpangan akses bacaan, serta pergeseran kebiasaan membaca ke media sosial. Ia mengajak masyarakat untuk bijak memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana penguatan literasi, misalnya melalui podcast edukatif, kelas daring, atau konten positif di media sosial.
“Kita perlu mengubah cara pandang bahwa literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga tentang kemampuan memahami dan menggunakan informasi dengan bijak,” tegasnya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat gerakan literasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai inovasi, di antaranya pengembangan perpustakaan digital, pojok baca di desa dan sekolah, serta kolaborasi bersama komunitas literasi dan pegiat media sosial.
“Melalui kerja bersama, saya yakin literasi akan terus menjadi jantung peradaban dan pondasi bagi Kabupaten Blitar yang semakin berdaya dan berjaya,” tutup Rijanto.
Dalam kesempatan itu, Bupati Blitar juga secara resmi membuka Festival Literasi Kabupaten Blitar 2025 dan menyerahkan berbagai penghargaan, di antaranya untuk pemenang lomba video konten literasi, lomba karya tulis bermutu tingkat SD/MI. (Arif/ ADV/ Kominfo)














