Nasional

Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Menguat

965
×

Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Menguat

Sebarkan artikel ini
Gedung KPK

Madiun, LENSANUSANTARA.CO.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun, Jawa Timur, pada Senin (19/1/2026). Dalam operasi tersebut, Wali Kota Madiun Maidi turut diamankan oleh tim penyidik KPK.

Example 300x600

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Ia mengatakan OTT dilakukan dalam rangka penyelidikan tertutup.

BACA JUGA :
Bupati Madiun Terpilih Mengikuti Program KPPD di LEMHANNAS RI

“Benar, hari ini Senin (19/1), tim KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan mengamankan 15 orang di wilayah Madiun, Jawa Timur,” ujar Budi Prasetyo, Senin (19/1).
Dari 15 orang yang diamankan, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk Wali Kota Madiun.

BACA JUGA :
Tren Kejahatan di Kota Madiun Turun Selama 2025, Polres Soroti Maraknya Penipuan Online

“Sembilan orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya adalah Wali Kota Madiun,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, penyidik KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

“OTT ini diduga berkaitan dengan praktik fee proyek dan pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Kota Madiun,” tambah Budi.

BACA JUGA :
Bupati Labuhanbatu Hadiri Kick Off Meeting Pemeriksaan Terinci LPKAD 2022

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.