Daerah

Warga Keluhkan Bau Limbah Dapur SPPG MBG Gunung Anyar Bondowoso

1000
×

Warga Keluhkan Bau Limbah Dapur SPPG MBG Gunung Anyar Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Aliran limbah dapur SPPG MBG Gunung Anyar, Tapen Bondowoso dikeluhkan warga, karena dinilai bau dan menimbulkan banyak nyamuk 23 Januari 2026 (Foto: Dok. SMSI Bondowoso).

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Warga Desa Gunung Anyar, Dusun Krajan, Kecamatan Tapen, Bondowoso mengeluhkan bau busuk limbah hasil aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Example 300x600

Salah satu warga setempat, YG, yang rumahnya dekat dengan saluran pembuangan limbah MBG mengatakan, dirinya sudah menyampaikan keluhan bau limbah yang dialirkan menggunakan paralon plastik diselokan yang berada di depan rumahnya kepada pihak dapur SPPG sejak sekitar Oktober 2025 lalu.

BACA JUGA :
Sambut Tahun Baru Islam 1445 H, Ribuan Siswa di Bondowoso Diajak Pawai Taaruf Sekaligus Mengolah Jasmani

“Limbah dapur MBG ini berada di depan rumah saya, yang dialirkan menggunakan paralon plastik di selokan, tapi masih ada genangan air limbah aromanya bau dan dikerubuti nyamuk,” kata YG, Sabtu (24/1/2026).

Dia menegaskan, keluhannya kepada pihak dapur SPPG Gunung Anyar awalnya ada respon dan terlihat diperbaiki oleh karyawan dapur.

BACA JUGA :
Pangdivif 2 Kostrad Tinjau Baksos Lapsiap Pratugas Yonif Raider 514/SY

“Memang dulu terlihat diperbaiki, tapi sampai saat ini masih ada limbah yang menggenang diselokan dan terkesan dibiarkan,” ucapnya.

Dia meminta tim Satgas MBG Kabupaten dan Dinas lingkungan hidup (DLH) Bondowoso meninjau lokasi.

“Kami tegaskan bahwa kami mendukung program MBG ini, namun jika ada dampak yang merugikan seperti limbah ini, kan harus ditindaklanjuti, ditertibkan agar kami yang dekat dengan dapur SPPG tidak terkena dampak kotoran, kami berharap pihak terkait bisa menindaklanjuti keluhan kami” ujarnya.

BACA JUGA :
Aroma Tak Sedap dari Dapur MBG: Sajian Diduga Basi Terus Berulang

Sementara itu, Owner SPPG Gunung Anyar, Dedi mengatakan bahwa ia sudah mendapat laporan terkait hal tersebut.

“Kaitan keluhan warga, telah kami tanggapi dan telah kami perbaiki. Bilamana masih ada keluhan, kami akan terus berupaya untuk mencari solusi terbaik dan perbaiki semua kekurangan,” pungkas Dedi. (*)