Berita

Komisi I DPRD Sawahlunto Pantau Puskesmas: Soroti Atap Bocor hingga Kurangnya Tenaga Medis

1763
×

Komisi I DPRD Sawahlunto Pantau Puskesmas: Soroti Atap Bocor hingga Kurangnya Tenaga Medis

Sebarkan artikel ini
Komisi I DPRD Kota Sawahlunto melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah fasilitas kesehatan, Senin (2/2/2026


Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID -Dalam upaya menjalankan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat, Komisi I DPRD Kota Sawahlunto melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah fasilitas kesehatan, Senin (2/2/2026). Tiga titik utama yang ditinjau adalah Puskesmas Talawi, Puskesmas Kolok, dan Puskesmas Sungai Durian.


​Ketua Komisi I DPRD Kota Sawahlunto, Ronny Eka Putra, S.Si, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.

Example 300x600


​”Kami ingin memastikan semua berjalan dengan baik. Segala temuan terkait kebutuhan perbaikan fasilitas akan kami catat untuk dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Kota,” ujar Ronny.

BACA JUGA :
Wali Kota Riyanda Putra Buka Sawahlunto Cultural Spectrum Festival di Taman Silo


​Temuan di Lapangan: Infrastruktur dan SDM Jadi Kendala


​Kepala Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto, dr. Ranu Verra Mardianti, M.KM, yang mendampingi kunjungan tersebut, tidak menampik adanya sejumlah kendala operasional di lapangan. Berdasarkan hasil pantauan, ditemukan beberapa masalah mendesak, antara lain:


​Infrastruktur: Adanya kebocoran atap gedung di beberapa titik.
​Fasilitas: Kerusakan sejumlah peralatan medis dan sanitasi yang belum berfungsi maksimal.

BACA JUGA :
Stok Pangan Aman Jelang Ramadan, Pemko Sawahlunto Pastikan Ketersediaan Kebutuhan Pokok


​Sumber Daya Manusia (SDM): Masih minimnya jumlah tenaga kesehatan di puskesmas tertentu.


​”Meskipun ada kendala, kami dari jajaran Dinas Kesehatan terus berupaya maksimal untuk mengatasi permasalahan tersebut agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ungkap dr. Ranu.


​Solusi Strategis: Kolaborasi dan Inovasi
​Menanggapi keterbatasan anggaran daerah saat ini, Ronny Eka Putra memberikan saran strategis kepada Dinas Kesehatan.

Ia menekankan pentingnya efisiensi dan kreativitas dalam pengelolaan fasilitas publik.
​Beberapa poin masukan dari Ketua Komisi I meliputi:
​Pelibatan Stakeholder: Menggandeng pihak internal maupun eksternal untuk menutupi kekurangan infrastruktur dan SDM.

BACA JUGA :
Kolaborasi Pemko, Desa, dan Perusahaan Antarkan Sawahlunto Raih Prestasi Paritrana Award 2025


​Pemerataan SDM: Meninjau kembali potensi tenaga medis di setiap puskesmas agar standar layanan merata dan berkualitas.
​Sinergi Antar-OPD: Meningkatkan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menciptakan inovasi layanan.


​”DPRD Kota Sawahlunto akan ikut andil, tidak hanya dalam urusan kesehatan, tetapi untuk kemajuan Sawahlunto secara keseluruhan,” pungkas Ronny.(Rels/Suherman)