Berita

Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Sawahlunto Gelar Sosialisasi Melalui Radio Sawahlunto FM

1587
×

Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Sawahlunto Gelar Sosialisasi Melalui Radio Sawahlunto FM

Sebarkan artikel ini
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sawahlunto menggelar sosialisasi kepada masyarakat melalui dialog interaktif di Radio Sawahlunto FM, Senin (20/5/2026).

Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID — Menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sawahlunto menggelar sosialisasi kepada masyarakat melalui dialog interaktif di Radio Sawahlunto FM, pada hari Senin (20/5/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha, terkait pentingnya Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Sawahlunto.

Example 300x600

Kepala BPS Kota Sawahlunto, Arieswaty, S.ST menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Sensus ini bertujuan menyediakan data dasar yang akurat dan terpercaya mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, daya saing, kinerja usaha, serta tingkat adopsi ekonomi digital di Indonesia.

BACA JUGA :
Rutan Sawahlunto Gelar Aksi Bersih Lingkungan Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

“Cakupan Sensus Ekonomi meliputi seluruh usaha non-pertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), usaha rumahan maupun online, hingga perusahaan besar,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, khususnya para pelaku usaha, dalam memberikan data yang jujur dan akurat. Hal ini dinilai sangat penting agar kebijakan pemerintah terkait permodalan, perizinan, serta subsidi dapat tepat sasaran.

BACA JUGA :
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Safari Ramadan di Masjid Al Falah Muara Kalaban, Serahkan Bantuan Rp50 Juta

Terkait jumlah petugas sensus yang akan diterjunkan, Arieswaty menyebutkan bahwa angka pastinya masih dalam tahap perencanaan. Perekrutan petugas dijadwalkan berlangsung pada awal Mei 2026, dengan melibatkan mitra pendataan BPS yang akan mendapatkan pembekalan serta pelatihan terlebih dahulu.

Para petugas nantinya akan dilengkapi dengan identitas resmi, seperti nametag dan surat tugas dari BPS, saat melakukan pendataan di lapangan. Masyarakat pun diimbau untuk memastikan identitas petugas guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA :
Wali Kota Sawahlunto Audiensi dengan Baznas, Bahas Program Kerja dan Persiapan Pemilihan Pimpinan Baru

“Masyarakat diharapkan tidak ragu untuk menanyakan identitas petugas, termasuk asal instansi dan surat tugasnya,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, BPS Kota Sawahlunto mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas dan memberikan informasi yang benar demi pembangunan ekonomi yang lebih baik.(Suherman)