Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Rumah makan Joglo Karaharjan, yang berada di Jl Madukara menjadi saksi terbentuknya sebuah Aliansi Wargo Utomo Kabupaten Banjarnegara, setelah sebanyak 34 undangan yang terdiri Ormas, LSM, Seniman dan Budayawan, Komunitas, Aktifis, Tokoh Spiritual hingga media secara serentak mendeklarasikan diri.
Dalam rapat pleno terbatas yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB, secara aklamasi seluruh peserta menunjuk Ketua MPC Pemuda Pancasila Banjarnegara Dwi Kurniawan Santoso, S.E, menjadi Ketua umum Aliansi Wargo Utomo selama 10 tahun mendatang, dengan harapan diharapkan dengan pengalaman yang dimilikinya mampu membawa perubahan Banjarnegara yang lebih baik lagi.
Melalui sambutannya, Dwi Kurniawan menyampaikan, dipilihnya menjadi Ketua Aliansi Wargo Utomo, bagi dirinya adalah sebuah tantangan tersendiri dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat, selain harus mampu membawa kebaikan anggota dan masyarakat, juga bagaimana bisa ikut berfikir memberikan sumbangsih kepada Daerah agar Banjarnegara bisa menjadi lebih maju dan sejahtera.
“Terimakasih sebelumnya kepada semua rakan-rekan LSM, Aktifis, Ormas, Komunitas dan yang lainnya yang telah mempercayakan kepada saya untuk menjadi Ketua Umum Aliansi ini, saya akui diri saya memang belum sempurna dalam mengemban tugas ini, saya juga jauh dari kata mampu untuk memimpin Aliansi Wargo Utomo ini, karena yang hadir disini orang hebat dan punya potensi, namun saya akan tetap akan minta arahan, support, arahan dari para rekan-rekan semua disini,” ungkap Dwi, Minggu, (26/4/2026).
Masih kata Dwi,” Disini kita tidak ada yang paling hebat, kuat, paling pintar, yang penting intinya adalah marilah kita saling mendukung, bersama-sama untuk menciptakan Banjarnegara yang damai, bermartabat, maju dan berdedikasi tinggi,” tambahnya.
Sementara menurut Sekjen terpilih Wahono kepada lensanusantara.co.id saat ditemui usai acara rapat pleno mengungkapkan dibentuknya Aliansi Wargo Utomo, dalam rangka untuk membangun iklim yang kondusif di Banjarnegara.
“Aliansi ini dibentuk mempunyai tujuan, pertama menjaga Banjarnegara agar selalu damai dan kondusif, sehingga apapun pembangunan yang di ada di Kabupaten Banjarnegara kedepan akan semakin fokus pada persoalan dan kebutuhan real masyarakat yang memang saat ini masih belum dirasakan secara merata, sehingga dengan terbentuknya Aliansi Wargo Utomo, kami bisa ikut memberikan sumbangsih pikiran kami ke Pemerintah Daerah, sehingga kebutuhan mendesak masyarakat bisa di utamakan, jadi tidak difokuskan disatu kegiatan saja, agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” ungkap Wahono.
Wahono juga menyoroti tentang kurangnya Pemerintah Daerah Banjarnegara memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.
“DPT Banjarnegara itu sekitar 800 ribu, jumlah janda per hari ini 23 ribu, kemiskinan di Banjarnegara berkisar 160 ribu, sedangkan pengangguran itu sekitar 32 ribu hingga 52 ribu, jadi disini masih banyak hal dan problem di Banjarnegara maupun di Indonesia, sehingga malam ini kita semua bisa bersatu, membuka hati kita untuk membangun wadah bersama, karena sejak 455 tahun Banjarnegara berdiri, kita bergerak sendiri-sendiri, karena kita belum menjadi satu persatuan, sehingga malam ini kita bentuk Aliansi ini agar semua menjadi sebuah power baru lahirnya persatuan karena kita memiliki daya tawar menarik di hadapan Pemerintah maupun Dewan,” tegas Wahono.
Banyaknya suara-suara rakyat yang saat ini menjadi sumbang tanpa adanya tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah, juga menjadi sebuah magnet tersendiri terbentuknya Aliansi Wargo Utomo Banjarnegara.
“Selama ini suara rakyat sumbang, dengan artian tidak pernah diperhatikan dan didengar, dengan adanya Aliansi ini bisa menjadi wadah bagi mereka, karena kita harus menggunakan rasional kita untuk melihat program yang pro rakyat, yang tidak pro rakyat kita punyak hak untuk mengkritisi, tapi apapun itu, tetap kita utamakan saling menjaga iklim dinamisme kehidupan bermasyarakat sebagai wujud dan pengejawantahan dalam menjaga pilar demokrasi berbangsa dan bernegara,” beber Wahono.
Setelah resmi terbentuk kepengurusan, dalam waktu dekat, Aliansi Wargo Utomo akan tancap gas untuk melakukan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) guna membahas beberapa program yang akan di agendakan, termasuk deklarasi akbar. (Gunawan).














