Pemerintahan

Tiga Dekade Otoda, Pemkab Bondowoso Tekankan Penguatan Kinerja dan Peran Daerah

1597
×

Tiga Dekade Otoda, Pemkab Bondowoso Tekankan Penguatan Kinerja dan Peran Daerah

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 Tahun 2026 di Kabupaten Bondowoso.27/4/26.

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 Tahun 2026 di Kabupaten Bondowoso menjadi momentum refleksi atas peran strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional.
Upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Bondowoso, Senin (27/4), dipimpin langsung oleh Bupati Abdul Hamid Wahid dan diikuti Forkopimda, TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, PMI, serta seluruh camat.


Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan ini menegaskan bahwa daerah memiliki posisi penting dalam merealisasikan agenda besar negara.

Example 300x600


Dalam amanatnya, Bupati menekankan bahwa otonomi daerah tidak hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab dalam meningkatkan kemandirian dan akuntabilitas pengelolaan potensi daerah.

BACA JUGA :
Ketua Tim Pemenangan RAHMAD Optimis Menangkan Pilkada Bondowoso


Ia menyebut, keberhasilan otonomi sangat bergantung pada kuatnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan menuju Indonesia Emas.


Sejumlah isu strategis turut menjadi sorotan, mulai dari penguatan satu data nasional, ketahanan pangan, energi dan air, peningkatan layanan kesehatan, pengembangan industri dan pendidikan tinggi, hingga penanggulangan bencana serta penguatan ekonomi desa.

BACA JUGA :
Gelar Upacara 117 Harkitnas, Kepala SMKN 1 Klabang Tegaskan Seger Waras Pilar Kebangkitan Nasional


Menurut Bupati, efektivitas otonomi juga ditentukan oleh kapasitas kelembagaan dan kekuatan fiskal daerah. Untuk itu, Pemkab Bondowoso terus mendorong peningkatan kualitas aparatur melalui pelatihan, digitalisasi sistem kerja, serta dukungan pendidikan.


Selain itu, pengelolaan APBD berbasis kinerja, kolaborasi dengan sektor perbankan, serta peningkatan transparansi pelayanan publik menjadi fokus utama pemerintah daerah.

BACA JUGA :
Camat Tenggarang  Bondowoso Buka Suara Soal Carut Marut Dana Desa Pekalangan


“Peringatan ini harus menjadi pengingat bahwa pemerintah daerah dituntut semakin adaptif, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Pemkab Bondowoso juga memberikan penghargaan Evaluasi Sinergitas Kinerja Kecamatan Tahun 2025. Kecamatan Sukosari menempati peringkat pertama, diikuti Wonosari, Tegalampel, Curahdami, dan Klabang.


Penghargaan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja serta inovasi pelayanan publik di tingkat kecamatan.(Arik)