Madiun, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ratusan jamaah Perempuan Aswaja Kabupaten Madiun mengikuti pengajian bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Gus Boby di Desa Puncang Anom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Sabtu (3/5/2026).
Hadir dalam acara tersebut Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua Majelis Taklim Aswaja Kab. madiun Pusparini, Camat Kebonsari Mukhlis Sarengat, Kapolsek Kebonsari, Danramil, Kepala desa se-kecamatan Kebonsari, dan alim ulama setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan pentingnya peran ibu dalam keluarga. Menurutnya, seorang ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anak dalam menanamkan akhlak, sopan santun, serta nilai-nilai kehidupan.
“Peran ibu dalam keluarga itu sangat luar biasa. Dari ibu, anak-anak belajar banyak hal, mulai dari akhlak, sopan santun, sampai nilai-nilai kehidupan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para ibu untuk terus menjaga kebersamaan dan kerukunan, aktif mengikuti pengajian, memperbanyak ibadah, serta sabar dalam mendidik anak. Menurutnya, keteladanan seorang ibu sangat menentukan masa depan generasi penerus.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Gus Boby menyampaikan pentingnya kekhusyukan dalam beribadah serta ketakwaan perempuan dalam menjaga keutuhan keluarga. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai penyangga utama dalam rumah tangga.
“Perempuan adalah salah satu kunci soko guru keluarga. Kalau perempuannya baik, khusyuk ibadahnya, dan kuat ketakwaannya, maka keluarga juga akan lebih mudah diarahkan menuju kebaikan,” tutur Gus Boby.
Ia menambahkan, kekuatan keluarga sangat ditentukan oleh keteguhan hati seorang ibu dalam mendampingi suami, mendidik anak, serta menjaga suasana rumah tetap harmonis dan penuh ketenangan.
PJ Kepala Desa Puncang Anom, Joni Anwar menyampaikan bahwa kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama dan kolaborasi antara pengurus kabupaten, Kecamatan Kebonsari, Pemerintah Desa Puncang Anom, serta seluruh pihak yang terlibat.
“Atas nama Pemerintah Desa Pucanganom, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pelaksanaan kegiatan hari ini masih terdapat kekurangan. Kami berharap kegiatan ini membawa berkah dan barokah, khususnya bagi masyarakat Desa Pucanganom, dan umumnya bagi masyarakat Kabupaten Madiun”, ucapnya.
Ke depan, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara istiqomah dan bergilir di setiap kecamatan, dengan jumlah jamaah yang semakin meningkat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Madiun, khususnya dari sisi spiritual, dapat terus terjaga dan semakin kuat.
“Insyaallah, Kabupaten Madiun akan semakin maju, harmonis, dan penuh keberkahan”, tutupnya.














