Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Bondowoso berlangsung dengan nuansa berbeda. Jika biasanya pergantian tahun hijriah identik dengan kegiatan keagamaan dan refleksi diri, kali ini semangat tersebut diwujudkan melalui ribuan langkah peserta yang memadati pusat Kota Bondowoso dalam gelaran Samara Run 2026, Minggu (21/6/2026).
Ajang lari yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bondowoso itu tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga ruang bertemunya masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen daerah dalam suasana penuh keakraban. Sejak pagi hari, sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah tampak memadati kawasan Alun-Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso untuk mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut.
Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menambah semarak kegiatan. Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., ikut berbaur bersama para peserta. Hadir pula Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Prawito, Sekretaris Daerah Bondowoso Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Bondowoso Rony Suata, S.H., M.H., serta perwakilan OJK dan Bank Jatim Cabang Bondowoso.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Bondowoso. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Samara Run memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga.
“Samara Run menjadi momentum untuk menanamkan pola hidup sehat, mempererat tali silaturahmi, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Semoga kontribusi yang diberikan melalui pendaftaran kegiatan ini menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi banyak pihak,” ujarnya.
Peserta menempuh lintasan sejauh 8 kilometer yang dimulai dan berakhir di kawasan Monumen Gerbong Maut Bondowoso. Sepanjang rute, para pelari melintasi sejumlah jalan utama kota seperti Jalan PB Sudirman, KH Wahid Hasyim, Imam Bonjol, Ki S Mangunsarkoro, Santawi, Ahmad Yani, Cipto Mangunkusumo, MT Haryono, Diponegoro, hingga Jalan Letjen Sutarman.
Selain menghadirkan tantangan olahraga, panitia juga menyiapkan berbagai penghargaan bagi peserta terbaik. Juara pertama kategori putra dan putri masing-masing memperoleh hadiah Rp2.500.000, juara kedua Rp1.500.000, dan juara ketiga Rp1.000.000. Penghargaan kostum terbaik serta medali finisher turut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang berhasil menyelesaikan lomba.
Suasana semakin meriah dengan hadirnya hiburan musik, bazar UMKM, dan undian berhadiah yang menarik perhatian masyarakat. Tidak sedikit warga yang datang bersama keluarga untuk menyaksikan sekaligus menikmati berbagai kegiatan yang berlangsung di sekitar lokasi acara.
Partisipasi Kapolres Bondowoso dan jajaran Forkopimda menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendorong budaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan antusiasme peserta yang tinggi sejak awal hingga akhir acara.
Samara Run 2026 menjadi gambaran bahwa semangat Tahun Baru Islam tidak hanya diwujudkan melalui refleksi spiritual, tetapi juga melalui aktivitas yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari lintasan yang dilalui ribuan peserta, lahir pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian sosial demi Bondowoso yang semakin maju, harmonis, dan penuh optimisme menyongsong masa depan.














