Pemerintahan

Bawa Program Unggulan ke Pakusari, Bupati Jember Kenalkan UHC Prioritas, Beasiswa dan Peta Cinta

1730
×

Bawa Program Unggulan ke Pakusari, Bupati Jember Kenalkan UHC Prioritas, Beasiswa dan Peta Cinta

Sebarkan artikel ini
Bunga Desaku di Kecamatan Pakusari diDesa Sumberpinang, Senin (20/7/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menggelar program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Pakusari, Senin (20/7/2026).

Kali ini, kegiatan dipusatkan dalam pertemuan kelompok pengajian di Desa Sumberpinang yang dihadiri jajaran pejabat Pemkab Jember, ketua kelompok pengajian, guru ngaji, serta masyarakat setempat.

Example 300x600

Bupati Jember Muhammad Fawait memastikan seluruh warga Jember berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang setara, cepat, dan berkualitas melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

“Tidak boleh lagi ada warga yang takut berobat ke rumah sakit atau Puskesmas hanya karena masalah biaya. Seluruh warga Jember berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama,” tegasnya.

BACA JUGA :
Keluhan Nelayan soal Solar Subsidi Ditindaklanjuti, DKPPP Jember Gelar FGD

Selain itu, Pemkab Jember juga menjamin layanan pemeriksaan ibu hamil hingga proses persalinan secara gratis di Puskesmas maupun rumah sakit daerah.

“Layanan tersebut mencakup persalinan normal maupun operasi caesar, dengan syarat cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Jember,” imbuhnya.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan ibu dan anak sekaligus menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Jember.

BACA JUGA :
Membanggakan, Siswa SMKN 8 Jember Raih Medali Emas Kejuaraan Pencak Silat se Jawa-Bali

Pada kesempatan itu, Gus Fawait juga mengajak masyarakat untuk menekan angka pernikahan usia dini yang dinilai menjadi salah satu faktor penyebab tingginya risiko kematian ibu, bayi, serta stunting.

“Tak hanya sektor kesehatan, Pemkab Jember juga menyampaikan sejumlah program unggulan lainnya Di antaranya Program Beasiswa Cinta Bergema, dan program Peta Cinta memudahkan masyarakat dapat mencetak KTP elektronik secara gratis di kantor kecamatan, tanpa harus datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” paparnya.

Di hadapan kelompok pengajian, ditegaskan pula dari Direktur RSD Kalisat dr. Nurullah Hidajahningtyas bahwa tidak ada perbedaan penanganan medis antara pasien umum atau berbayar dan pasien penerima program UHC prioritas.

BACA JUGA :
Ning Ghyta: Pola Asuh Anak Kunci Cegah Pernikahan Dini di Jember

​Layanan Ibu Hamil dan Persalinan Gratis: Seluruh proses pemeriksaan kehamilan hingga persalinan (baik normal maupun operatif/caesar) di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah dijamin gratis cukup dengan menunjukkan KTP Jember.

“Usia ideal untuk menikah dan menjalani kehamilan berada pada rentang usia 21 hingga 35 tahun, agar kesehatan ibu dan bayi lebih terjamin,” pungkasnya.