SAWAHLUNTO, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kota Sawahlunto bergerak cepat menangani musibah kebakaran yang melanda Desa Sikalang, Kecamatan Talawi, Selasa (28/7/2026) dini hari. Wali Kota Sawahlunto yang diwakili Sekretaris Daerah Rovanly Abdams turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB menghanguskan tujuh bangunan, terdiri atas lima unit rumah dan dua warung. Salah satu rumah yang terbakar diketahui juga ditempati oleh rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Padang (UNP).
Usai proses pemadaman oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran, Pemerintah Kota Sawahlunto segera mengoordinasikan penanganan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna memastikan kebutuhan dasar para korban dapat terpenuhi.
Bantuan tanggap darurat yang disalurkan meliputi matras, family kit, selimut, pakaian, serta makanan siap saji. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta bagi setiap kepala keluarga (KK) yang rumahnya terdampak, disertai paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan awal.
Tak hanya itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sawahlunto turut bergerak cepat dengan menerbitkan dan mengantarkan dokumen kependudukan pengganti, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), bagi warga yang kehilangan dokumen akibat kebakaran. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan publik maupun bantuan pemerintah tanpa terkendala administrasi.
Sekretaris Daerah Rovanly Abdams menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Ia menginstruksikan perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa untuk terus mendampingi warga terdampak, mulai dari pendataan kebutuhan hingga koordinasi tindak lanjut selama proses pemulihan.
“Pendampingan harus dilakukan secara berkelanjutan agar pemulihan berjalan cepat, tepat sasaran, dan seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tegasnya.
Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan akan terus memastikan penanganan bencana dilakukan secara responsif, adaptif, dan terintegrasi. Melalui sinergi antarinstansi, pemerintah berharap warga terdampak dapat segera bangkit dan menjalani aktivitas kembali dengan dukungan layanan serta bantuan yang memadai.(Suherman)














