JAKARTA, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kejuaraan Catur Cepat Pelajar dan Umum Terbuka Piala Bank Jakarta 8-9 Agustus 2026 berlangsung meriah di Mall Bassura City, Jakarta Timur. Menggunakan sistem Swiss enam babak, turnamen ini mempertemukan pecatur dari berbagai kelompok usia, mulai pelajar SD hingga kategori Open yang diikuti pecatur junior, senior dan pemain bergelar.
Selain menjadi ajang kompetisi, Piala Bank Jakarta 2026 menjadi wadah pembinaan, peningkatan pengalaman bertanding dan pencarian bibit pecatur potensial menuju prestasi nasional maupun internasional.
Kejuaraan ini didukung Bank Jakarta sebagai sponsor utama, bersama Megajaya dan Yayasan Generasi Aktif Nusantara. Turnamen diselenggarakan Bassura Chess Club (New BCC) yang dimotori Ella, dengan dukungan kerja sama Mall Bassura City.
LensaNusantara.co.id hadir sebagai media partnership utama dan melakukan peliputan langsung, termasuk wawancara dengan Percasi DKI Jakarta, sponsor, penyelenggara, pecatur dan peserta turnamen.
Percasi Dorong Pembinaan Berkelanjutan
Ketua Harian Percasi DKI Jakarta, Jenri Sinaga, S.E., M.M. mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Ia berharap kejuaraan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan memperkuat pembinaan melalui chess club.
“Harapannya ini berkelanjutan terus supaya pembinaan catur ini bisa berkembang di DKI Jakarta, khususnya chess club catur ini.”
Jenri juga berpesan agar peserta menjaga sportivitas dan berharap turnamen tersebut mampu melahirkan atlet yang dapat membawa nama DKI Jakarta dan Indonesia ke tingkat internasional.
Megajaya Berharap Lahir Atlet Kelas Dunia
CEO PT Megajaya, Junaidy Halim, mengatakan dukungan diberikan karena catur merupakan olahraga yang memiliki sejarah panjang dan sangat diminati anak-anak.
“Antusiasmenya makin meningkat. Catur ini makin digemari di Indonesia. Moga-moga bisa terlahir atlet-atlet berkelas dunia dari Indonesia.”
Menurut Junaidy, Megajaya telah memberikan dukungan terhadap kegiatan catur sejak 2015 dan membuka peluang untuk kembali mendukung turnamen serupa di masa mendatang.
Alexander Philip Kurniawan Kejar Impian Grandmaster
Di kategori Open, Alexander Philip Kurniawan, Master Junior Nasional asal Kelapa Gading, memilih fokus memberikan permainan terbaik tanpa memasang target juara.
Alexander memiliki cita-cita meraih gelar Grandmaster. Ia mengaku rutin berlatih dan melakukan sparring bersama rekan-rekannya.
“Mesti sering latihan sih, banyak-banyak latihan, sparring.”
Salah satu pecatur yang menjadi inspirasinya adalah Alexei Shirov.
WFM Tiara Bidik 10 Besar
WFM Tiara Nugraheni Eka menargetkan masuk 10 besar sekaligus menambah pengalaman bertanding.
“Target saya adalah menambah pengalaman dan bisa menembus posisi 10 besar.”
Tiara rutin berlatih, termasuk secara online. Kepada pecatur junior, khususnya pecatur putri, ia berpesan agar terus belajar dan mengasah kemampuan.
“Harus terus banyak belajar dan tidak berhenti mengasah diri.”
Jessen, Siswa Kelas 6 SD Juara Kategori SMP
Kisah menarik datang dari Jessen Michael Aiji Pranata, siswa kelas 6 SD Permata Bogor yang berhasil meraih juara kategori SMP.
Meski masih SD, Jessen mampu bersaing dengan peserta dari jenjang pendidikan lebih tinggi. Ia memiliki cita-cita menjadi Grandmaster dan rutin belajar melalui buku catur, latihan bersama ayah serta latihan online.
“Saya sangat senang bisa meraih juara kembali.”
Pesannya kepada pecatur junior sederhana:
“Terus berlatih dengan semangat.”
Prestasi Jessen menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk bersaing dan berprestasi di dunia catur.
Jasper Rom Hadirkan Nuansa Internasional
Turnamen juga diikuti Jasper Rom, FIDE Master asal Filipina. Kehadirannya memberikan nuansa internasional sekaligus kesempatan bagi pecatur Indonesia untuk mengukur kemampuan menghadapi pemain bergelar dari luar negeri.
Persaingan Ketat Enam Babak
Setelah enam babak, persaingan berlangsung ketat di berbagai kategori. Di kategori Open, sejumlah nama berada di jajaran atas, di antaranya Stevanky, MN, Sahat Manutur Sinaga, Dominicus Winston Lin dan Ahmad Hujair.
Pada kategori SMP, Jessen Michael Aiji Pranata dan Imanuel Martogi berada di jajaran teratas dengan 5,5 poin, disusul Maximilian Louis dengan 5 poin.
Kategori SD kelas 4–6 dan SD kelas 1–3 juga berlangsung kompetitif dan menjadi sarana penting untuk membangun pengalaman serta mental bertanding sejak dini.
LensaNusantara.co.id sebagai Media Partnership Utama
Sebagai media partnership utama Piala Bank Jakarta 2026, LensaNusantara.co.id melakukan peliputan langsung dan wawancara dengan sejumlah tokoh serta peserta, di antaranya Jenri Sinaga, Junaidy Halim, Alexander Philip Kurniawan, WFM Tiara Nugraheni Eka, Jessen Michael Aiji Pranata dan FIDE Master Jasper Rom.
Peliputan mengangkat berbagai sisi turnamen, mulai dari pembinaan atlet, dukungan sponsor, persiapan pecatur hingga harapan terhadap masa depan olahraga catur Indonesia.
Mendorong Masa Depan Catur Indonesia
Piala Bank Jakarta 2026 bukan sekadar pertandingan untuk menentukan menang dan kalah. Di balik setiap langkah bidak terdapat latihan, strategi, konsentrasi, mental dan sportivitas.
Dari Jessen yang berani tampil di kategori SMP, Alexander yang mengejar impian Grandmaster, Tiara sebagai WFM, hingga Jasper Rom dari Filipina, turnamen ini menghadirkan beragam cerita dan pengalaman.
Dengan dukungan Percasi, Bank Jakarta, Megajaya, Yayasan Generasi Aktif Nusantara, Bassura Chess Club, Mall Bassura City dan LensaNusantara.co.id sebagai media partnership utama, Piala Bank Jakarta diharapkan terus berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian talenta muda.
Dari papan catur Mall Bassura, mimpi besar itu dimainkan—satu langkah, satu strategi dan satu pertandingan menuju panggung nasional hingga internasional.
Susanto_








