Kesehatan

RSUD Pandega Pangandaran, Tingkatkan Pelayanan, Budayakan 5S

0
×

RSUD Pandega Pangandaran, Tingkatkan Pelayanan, Budayakan 5S

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN, LENSANUSANTARA.CO.ID – RSUD Pandega Pangandaran, Tingkatkan Pelayanan, Budayakan 5S ; Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Sopan, Itu semua bukan sekadar kebiasaan, tetapi budaya pelayanan di RSUD Pandega Pangandaran.

Tingkatkan Pelayanan Bersama mewujudkan pelayanan yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. ( Senin, 10/08/2026 )

Example 300x600

Budaya 5S, senyum, salam, sapa, sopan, santun adalah nilai dasar dan kebiasaan positif dalam interaksi sosial untuk membangun karakter yang ramah, menghargai sesama, serta menciptakan komunikasi yang hangat dan harmonis.

Makna Setiap Unsur 5S ;
• Senyum: Senyum menciptakan rasa tenang, rasa tentram, menularkan kebahagiaan, dan energi positif untuk semua orang disekitar kita. Ekspresi wajah melengkungkan bibir ke atas untuk menunjukkan keramahan, kebaikan hati, dan ketulusan.
• Salam: Perilaku psotif yang dapat dilakukan bersama, dengan salam untuk menjaga rasa saling terhubung dengan orang lain. Ucapan atau ungkapan hormat (seperti “selamat pagi” atau “assalamu’alaikum”) untuk mengawali pertemuan dengan niat baik.
• Sapa: Wujud keramahan, menjaga tatakrama, mempererat keakbaraban, membuat kita mudah kita diingat orang lain. Teguran atau kata-kata ramah (seperti menanyakan kabar) untuk menunjukkan kepedulian dan mengakui keberadaan orang lain.
• Sopan: Budaya perilaku menhormati dan menghargai orang lain. Sikap dan tata cara berprilaku yang sesuai dengan norma, tata krama, serta aturan sosial yang berlaku di masyarakat.
• Santun: identitas yang menunjukan kita sebagai pribadi yang menyenangkan. Kehalusan budi bahasa, kebaikan pekerti, serta kerendahan hati dalam bertutur kata dan bertindak terhadap siapa saja.

BACA JUGA :
RSUD Pandega Mengingatkan Tentang Penyakit Hemofilia

Budayakan 5S merupakan slogan penting untuk menciptakan kenyamanan, harmoni, dan produktivitas di berbagai lingkungan. Slogan ini memiliki dua arti populer di Indonesia, yaitu nilai karakter sosial dan metode manajemen kerja.

BACA JUGA :
IGD RSUD Pandega Ada yang Namanya Triase, Ini Penjelasannya
  1. Budaya 5S Karakter (Pelayanan Publik) ; Budaya ini berfokus pada pembentukan karakter positif, etika komunikasi, dan keramahan dalam interaksi sosial.

• Senyum – Menggambarkan ketulusan wajah untuk membuka komunikasi positif.
• Salam – Bentuk penghormatan, kedamaian, dan doa kebaikan kepada sesama.
• Sapa – Sifat proaktif menegur atau menyapa guna membangun keakraban.
• Sopan – Perilaku menghormati orang lain sesuai tata krama dan etika.
• Santun – Sikap halus dalam bertindak serta berbicara demi menjaga perasaan orang lain.

BACA JUGA :
Seorang Kakek di Pangandaran Panik, Dapat Kabar Cucunya Meninggal, Padahal Masih Hidup
  1. Budaya 5S Produktivitas Tempat Kerja.Adaptasi dari filosofi kerja Jepang (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) yang di Indonesia sering dikenal sebagai 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Budaya ini diterapkan untuk efisiensi ruang kerja.

• Sisih / Ringkas (Seiri) – Memilah dan membuang barang yang tidak diperlukan lagi.
• Susun / Rapi (Seiton) – Menata barang sesuai tempatnya agar mudah ditemukan kembali.
• Sasap / Resik (Seiso) – Membersihkan area kerja agar selalu bebas dari debu dan kotoran.
• Sosoh / Rawat (Seiketsu) – Menjaga standarisasi kebersihan dan kerapian secara konsisten.
• Suluh / Rajin (Shitsuke) – Membiasakan diri disiplin menjalankan aturan kerja yang berlaku. (N.nurhadi )