Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ada yang berbeda saat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai melakukan kunjungan kerja ke SMKN 3 Bondowoso. Pandangan mata Kadindik Jatim langsung tertuju pada sudut hijau sekolah yang tampak begitu asri dan menawan. Suasana hijau nan estetik yang dipadukan dengan kreativitas tanpa batas sukses membuat orang nomor satu di dindik Jatim tersebut terpukau.
Penyebabnya bukan sekadar tanaman yang subur, melainkan keberadaan aneka hiasan taman unik hasil kreativitas tangan-tangan terampil siswa SMKN 3 Bondowoso. Salah satu mahakarya yang paling mencuri perhatian dan menjadi pusat perhatian adalah sebuah miniatur sepeda motor berukuran besar yang seluruhnya dirakit menggunakan limbah ban bekas.
Detail lekukan body, roda, hingga setang motor yang memanfaatkan tekstur ban bekas tersebut tampak sangat presisi dan memiliki nilai seni yang tinggi.
“Ini sangat luar biasa dan di luar ekspektasi, menata taman menjadi estetik itu bagus, tapi mengisinya dengan karya seni dari limbah ban bekas seperti miniatur sepeda motor ini adalah tingkat kreativitas yang berbeda” ujar Aries senang, Rabu (12/08/2026).
Lebih lanjut, Kadindik Jatim menyampaikan bahwa pemanfaatan ban bekas menjadi ikon estetika taman ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) di SMK. Langkah ini tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan jiwa peduli lingkungan dan entrepreneurship sejak dini.
“Anak-anak SMKN 3 Bondowoso membuktikan bahwa barang yang dianggap sampah bisa menjadi daya tarik visual yang luar biasa jika disentuh dengan inovasi,” puji Aries dengan penuh apresiasi.
Sementara itu, Kepala SMKN 3 Bondowoso Daris Wibisono Setiawan menegaskan bahwa pembuatan hiasan taman dan miniature sepeda motor ini merupakan kolaborasi lintas kompetensi keahlian siswa.
“Proyek ini sengaja dirancang untuk melatih kepekaan siswa terhadap limbah bengkel dan lingkungan sekitar agar bisa didaur ulang menjadi barang bernilai estetis dan ekonomis” imbuh Daris bahagia.














