Daerah

Diskusi Bersama Media, BPBD Jember Catat 8 Kecamatan Dilanda Kekeringan

1142
×

Diskusi Bersama Media, BPBD Jember Catat 8 Kecamatan Dilanda Kekeringan

Sebarkan artikel ini

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat sejumlah bencana terjadi selama musim kemarau 2026. Salah satunya bencana kekeringan yang melanda sedikitnya delapan kecamatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, dalam Ruang Diskusi Media bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember serta sejumlah jurnalis, Selasa (1/9/2026).

Example 300x600

Dalam diskusi, Edy Budi Susilo menyampaikan bahwa kondisi kemarau di Kabupaten Jember memicu bencana kekeringan di sejumlah wilayah. BPBD bersama unsur terkait melakukan penanganan terhadap wilayah yang terdampak.

BACA JUGA :
Paripurna DPRD Jember, Gus Fawait Paparkan Capaian PAD dan Pertumbuhan Ekonomi

“Selama musim kemarau, Kabupaten Jember mengalami bencana kekeringan yang melanda delapan kecamatan,” ujarnya.

Selain kekeringan, BPBD juga menangani sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi selama musim kemarau. Penanganan dilakukan bersama berbagai unsur terkait untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.

BACA JUGA :
Driver Ojek Online Demo Pemkab Jember, Tuntut Sesuaikan Tarif

Dalam kesempatan tersebut, Edy memberikan penjelasan terkait sejumlah kejadian bencana lainnya yang pernah terjadi di Jember selama musim kemarau. Di antaranya kejadian gempa bumi dan kecelakaan laut.

“Informasi yang disampaikan mencakup kronologi kejadian hingga langkah-langkah penanganan yang dilakukan oleh BPBD bersama unsur terkait,” ungkapnya.

BACA JUGA :
Bakal Calon Bupati Jember Hadiri Silaturahmi PGRI Jatim di SMA Bima Ambulu

Ruang Diskusi Media tersebut digelar atas undangan Diskominfo Kabupaten Jember melalui surat Nomor 500.12.13/243.9/35.09.323/2026 tentang Undangan Ruang Diskusi Media.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, Diskominfo, dan insan media. Selain itu, forum tersebut diharapkan dapat mendorong keterbukaan informasi mengenai kebencanaan di Kabupaten Jember,” pungkasnya.