Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat sejumlah bencana terjadi selama musim kemarau 2026. Salah satunya bencana kekeringan yang melanda sedikitnya delapan kecamatan.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, dalam Ruang Diskusi Media bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember serta sejumlah jurnalis, Selasa (1/9/2026).
Dalam diskusi, Edy Budi Susilo menyampaikan bahwa kondisi kemarau di Kabupaten Jember memicu bencana kekeringan di sejumlah wilayah. BPBD bersama unsur terkait melakukan penanganan terhadap wilayah yang terdampak.
“Selama musim kemarau, Kabupaten Jember mengalami bencana kekeringan yang melanda delapan kecamatan,” ujarnya.
Selain kekeringan, BPBD juga menangani sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi selama musim kemarau. Penanganan dilakukan bersama berbagai unsur terkait untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Edy memberikan penjelasan terkait sejumlah kejadian bencana lainnya yang pernah terjadi di Jember selama musim kemarau. Di antaranya kejadian gempa bumi dan kecelakaan laut.
“Informasi yang disampaikan mencakup kronologi kejadian hingga langkah-langkah penanganan yang dilakukan oleh BPBD bersama unsur terkait,” ungkapnya.
Ruang Diskusi Media tersebut digelar atas undangan Diskominfo Kabupaten Jember melalui surat Nomor 500.12.13/243.9/35.09.323/2026 tentang Undangan Ruang Diskusi Media.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, Diskominfo, dan insan media. Selain itu, forum tersebut diharapkan dapat mendorong keterbukaan informasi mengenai kebencanaan di Kabupaten Jember,” pungkasnya.













