Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID — Di tengah riuhnya pawai budaya Hari Jadi Kabupaten Bondowoso ke-207, seorang anggota polisi tiba-tiba berlari menerobos kerumunan. Bukan untuk mengejar pelanggar lalu lintas, melainkan membuka jalan bagi kendaraan pemadam kebakaran yang sedang berpacu menuju lokasi kebakaran.
Aksi tersebut dilakukan Bripda Zainul Arifin, anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso.
Kini, aksi spontan yang sempat terekam kamera dan mendapat apresiasi dari masyarakat serta warganet itu berbuah penghargaan. Bripda Zainul Arifin menjadi salah satu anggota yang menerima penghargaan dalam apel pemberian penghargaan yang digelar di Satlantas Polres Bondowoso. Rabu, 2/9/2026
Penghargaan diberikan atas loyalitas, kepedulian dan respons cepat Bripda Zainul Arifin ketika membantu membuka akses bagi kendaraan Damkar di tengah padatnya kegiatan masyarakat.
Momen tersebut bermula ketika pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bondowoso ke-207 tengah berlangsung. Ribuan masyarakat memadati sejumlah ruas jalan untuk menyaksikan kemeriahan kegiatan.
Di saat bersamaan, petugas Damkar harus bergerak menuju kawasan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Induk Kabupaten Bondowoso karena terjadi kebakaran sampah.
Masalahnya, jalur yang harus dilalui kendaraan Damkar berada di tengah kepadatan masyarakat.
Dalam situasi tersebut, Bripda Zainul Arifin tidak tinggal diam.
Dari kawasan depan Kantor Pos, ia berlari untuk membuka sekaligus mengamankan jalur. Dengan sigap, ia memastikan kendaraan pemadam kebakaran dapat melewati kepadatan dan melanjutkan perjalanan menuju lokasi kebakaran.
Aksi sederhana tersebut ternyata menyita perhatian.
Video Bripda Zainul berlari membuka jalan kemudian viral di akun tiktok Lensa Nusantara dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Banyak yang menilai tindakan tersebut menunjukkan kepedulian dan kesiapsiagaan anggota kepolisian ketika berada di tengah masyarakat.
Bagi Bripda Zainul, apa yang dilakukan saat itu merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Namun bagi pimpinan, tindakan tersebut menunjukkan nilai lebih dari sekadar menjalankan tugas rutin.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. memberikan penghargaan kepada Bripda Zainul Arifin sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan respons cepatnya di lapangan.
Menurut Kapolres, anggota Polri harus memiliki kepekaan terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya. Terlebih ketika berhadapan dengan kondisi darurat yang menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat.
“Apa yang dilakukan Bripda Zainul Arifin merupakan contoh nyata bagaimana anggota Polri harus hadir di tengah masyarakat. Ketika melihat situasi darurat, jangan menunggu, tetapi harus segera mengambil tindakan yang tepat dan terukur untuk membantu masyarakat maupun instansi lain yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan,” ujar AKBP Aryo Dwi Wibowo.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya sebatas pengaturan lalu lintas maupun penegakan hukum.
Lebih dari itu, seorang anggota Polri dituntut mampu membaca situasi dan mengambil langkah cepat ketika kondisi membutuhkan kehadiran polisi.
“Apresiasi yang diberikan kepada Bripda Zainul Arifin atas loyalitas dan respons cepatnya. Ini adalah nilai yang harus terus dipertahankan oleh seluruh anggota. Kepekaan melihat situasi, keberanian mengambil tindakan dan kemauan untuk membantu merupakan bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurut AKBP Aryo, tindakan membuka jalan bagi kendaraan Damkar sangat penting karena dalam situasi kebakaran, waktu menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.
Kendaraan pemadam harus dapat tiba di lokasi secepat mungkin agar proses penanganan kebakaran segera dilakukan.
“Dalam keadaan darurat, setiap detik sangat berarti. Ketika ada kendaraan pemadam kebakaran yang membutuhkan akses, anggota harus mampu memberikan prioritas dan membantu membuka jalur. Sinergi seperti ini harus terus kita bangun, karena tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan terbaik dan menyelamatkan masyarakat,” jelasnya.
Kapolres berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi kepada satu orang anggota saja.
Menurutnya, apa yang dilakukan Bripda Zainul dapat menjadi contoh bagi personel lainnya agar memiliki kepedulian, loyalitas dan respons cepat ketika menjalankan tugas di lapangan.
“Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi, bukan hanya bagi yang menerima, tetapi bagi seluruh anggota. Saya ingin setiap personel memiliki kepekaan dan respons yang sama ketika masyarakat membutuhkan kehadiran kita,” pungkasnya.
Bukan Sekadar Membuka Jalan
Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan kepada masyarakat terkadang hadir melalui tindakan sederhana yang dilakukan dengan cepat.
Di tengah suara musik pawai, kerumunan warga dan kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Bondowoso ke-207, Bripda Zainul memilih berlari.
Ia berlari bukan untuk mencari perhatian, tetapi memastikan kendaraan Damkar bisa melintas.
Kini, aksi tersebut menjadi catatan tersendiri. Sebuah tindakan spontan di tengah situasi darurat mendapat apresiasi resmi dari pimpinan.
Penghargaan itu sekaligus menjadi pesan bahwa loyalitas, kepedulian dan respons cepat anggota Polri di tengah masyarakat tidak luput dari perhatian.
Sebab, bagi masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan, terkadang beberapa detik dan satu tindakan cepat bisa memiliki arti yang sangat besar.














