Uncategorized

Bank Sampah Jadi Salah Satu Inovasi Warga Wonosuko Untuk Mengurangi Sampah Non-organik

106
×

Bank Sampah Jadi Salah Satu Inovasi Warga Wonosuko Untuk Mengurangi Sampah Non-organik

Sebarkan artikel ini


Bondowoso, lensanusantara.net – Satu lagi inovasi Warga Desa Wonosuko Kecamatan Tamanan dengan Layanan bank sampah SAHABAT RAKYAT yang di koordinatori oleh Baidawi (37) bekerja sama dengan KAMPOENG RECYCLE.

Program ini diberi nama brankas yang artinya barter barang bekas, dimana warga sekitar bisa memanfaatkan barang bekas atau sampah non-organik seperti plastik dan besi sebagai alat pembayaran.

Example 300x600

Adapun mekanisme yang dipakai adalah dengan keliling dusun, bank sampah memfasilitasi nasabah untuk menukar sampahnya dengan kebutuhan sehari-hari seperti sembako baju, alat dapur dan lain sebagainya, Brankas sendiri menyediakan layanan beragam mekanisme transaksi diantaranya jual-beli, barter, tukar tambah,menabung, titip jual,tebus murah serta donasi.

Menurut Baidawi Tujuan dari program ini bukan hanya menciptakan kreatif dari daur ulang namun ada beberapa faktor yang menjadi dasar, ” untuk tujuan program ini adalah mendorong perilaku ramah lingkungan, menyediakan kebutuhan dengan harga terjangkau serta menciptakan ekonomi kratif berbasis daur ulang.”paparnya singkat kepada wartawan lensanusantara.net .

Diharapkan dalam kegiatan ini Desa Wonusuko terbebas dari sampah non-organik yang sejatinya bisa merusak alam, dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa yang lain.

  • Reporter : Yudie/Jasuli/Linda
  • Editor : Adit M Mansur
  • Publikasi : Yadi/Rahman

Tinggalkan Balasan