Labuha, LENSANUSANTARA.CO.ID – LSM Kalesang Anak Negeri (KANE) dan Masyarakat Desa Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan,Kabupaten Halmahera Selatan.
menggelar aksi demonstrasi soal perbaikan jalan, Reboisasi, dan melakukan pembayaran atas tanaman warga yang terkena dampak limbah Perusahaan.
Puluhan masa aksi yang terdiri dari seluruh lapisan masyarakat di pimpin langsung oleh Ketua LSM Kane “Risal Sangadji” melakukan unjuk rasa di Base Camp perusahan.Kamis,5/11/2020.
Adapun tuntutan yang di sampaikan oleh Masa aksi adalah mendesak pihak perusahan “CV.MAKURIO SANTOSA” agar segera melakukan ganti rugi atas tanaman masyarakat setempat yang terkena dampak akibat dari aktivitas kegiatan perusahan tersebut.
“KORLAP masa aksi Risal Sangaji, dalam orasinya juga menyampaikan empat tuntutan prioritas masyarakat yang harus diselesaikan pihak perusahaan diantaranya”
1.Meminta kepada pihak perusahan agar jalan penghubung antar perusahan dan perkampungan segera di perbaiki (sirtu).
2.Meminta kepada pihak perusahan agar kayu yang ada di dua TPN secepatnya ditarik dan di lakukan pembayaran.
3.Meminta dan mendesak kepada pihak perusahaan agar secepatnya melakukan reboisasi tanaman yang rusak.
4.Meminta kepada pihak perusahan agar tanaman masyarakat yang terkena limbah perusahaan secepatnya di lakukan ganti rugi.
Lanjut beliau menyampaikan “Perusahaan agar secepat mungkin melakukan reboisasi tanaman atas kerusakan lingkungan yang terjadi diseputaran aktifitas perusahaan”.tegasnya
Pada waktu yang sama Menager pihak perusahan saat di berikan kesempatan untuk menanggapi apa yag menjadi tuntutan masa aksi, mengatakan bahwa dalam waktu singkat akan diselesaikan tuntutan masa aksi tepatnya 10 November 2020 Upaya perbaikan jalan sudah akan perusahan laksanakan.
Ditempat yang berbeda “Risal Sangaji” juga menegaskan masih ada beberapa tuntutan masyarakat yang harus di penuhi oleh pihak perusahan,apabila sampai pada waktu pemuatan beberapa tuntutan itu belum juga di akomodir,maka aksi besar-besaran akan di gelar untuk yang kedua kalinya..tutupnya (Husain Yusuf)








