Kesehatan

Ketua TP PKK Pamekasan Dampingi Kemenkes RI Kunjungi Balita Penderita Penyakit Polio

295
×

Ketua TP PKK Pamekasan Dampingi Kemenkes RI Kunjungi Balita Penderita Penyakit Polio

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Pamekasan
Ketua TP PKK Pamekasan dampingi Kemenkes RI saat kunjungi rumah penderita penyakit polio.

Pamekasan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengunjungi Kabupaten Pamekasan dalam rangka antisipasi merebaknya penyakit polio.

Kunjungan itu diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan Masrukin, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Pamekasan Yenny Masrukin, dan Dinas Kesehatan di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Senin (15/1/2024).

Example 300x600

Pada kesempatan itu, tim dari Kemenkes RI mengunjungi rumah balita penderita polio di Jalan Purba Pamekasan. Kunjungan itu didampingi istri Pj Bupati Pamekasan, Yenny Masrukin.

BACA JUGA :
Jatah Pokir DPRD Pamekasan Tahun 2022 Rp 67,5 M

“Hari ini saya datang ke Pamekasan terkait dengan temuan penyakit polio yang ditemukan juga di Kabupaten Klaten Daerah Istimewa Yogyakarta, Sampang, dan Kabupaten Pamekasan. Maka hari ini seluruh kabupaten di Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur akan dilakukan imunisasi tambahan,” terang Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes RI dr. Prima Yusovin.

BACA JUGA :
Bantuan Air Bersih di Pamekasan Diperkirakan Hingga Sampai Akhir Bulan Oktober

Menurutnya imunisasi berupa vaksin tetes, menargetkan anak antara usia nol sampai delapan tahun dengan dua tahap vaksinasi. Sementara target sasaran imunisasi tambahan pada anak di Pamekasan sebanyak 106.000 yang tersebar di 13 kecamatan.

“Jadi polio itu merupakan penyakit menular yang ditularkan melalui oral dan dicerna melalui fekal. Tentu kami harus kerja sama dengan teman-teman dinas kesehatan kabupaten, provinsi, puskesmas untuk menjaga imunisasi rutin anak-anak tinggi dan merata,” jelasnya.

BACA JUGA :
KKN IAIN Madura Posko 5 di Desa Tlagah Pamekasan Gelar Seminar Pemberdayaan Petani dan UMKM

Dia menyampaikan, pihaknya akan meningkatkan pengamatan agar penyakit polio dapat diantisipasi sejak dini. Sehingga masyarakat juga mendatangi puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya apabila menemukan anak memiliki gejala polio.

“Kami menghimbau kepada orang tua, kalau punya anak dibawah 8 tahun, ayok segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mengimunisasi anaknya,” himbau dia.(*)