Polri

Tim SAR Brimob Polda Sumbar Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Banjir di Tunggul Hitam Kota Padang

355
×

Tim SAR Brimob Polda Sumbar Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Banjir di Tunggul Hitam Kota Padang

Sebarkan artikel ini
Kabid humas Polda Sumbar
Tim SAR Brimob Polda Sumatera Barat saat bantu evakuasi warga terdampak banjir di beberapa lokasi Kota Padang. (Foto : Nofri/Lensa Nusantara)

Sumbar, LENSANUSANTARA.CO.ID – Tim SAR (Search and Rescue) Brimob Polda Sumatera Barat turun tangan untuk membantu warga yang terdampak banjir di beberapa lokasi di Kota Padang setelah curah hujan yang tinggi mengakibatkan luapan sungai, dari sore hingga malam tadi, pada Kamis (7/3).

Dalam operasi penyelamatan yang dilakukan dengan cepat dan efisien, Tim SAR Brimob Polda Sumbar menggunakan peralatan khusus dan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak dalam genangan air di wilayah Tunggul Hitam Kota Padang.

Example 300x600

Tim SAR Brimob Polda Sumbar terdiri dari personel yang terlatih dan berpengalaman dalam operasi penyelamatan, siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan ditengah bencana alam seperti banjir.

BACA JUGA :
Komitmen Pemko Padang Terapkan Prinsip Good Governance

Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, dengan koordinasi yang baik antara instansi terkait dan warga sekitar, Tim SAR Brimob berhasil mengevakuasi puluhan warga dan membawa mereka ke tempat yang lebih aman.

BACA JUGA :
Akibat Tingginya Curah Hujan, Beberapa Desa di Kabupaten Demak Alami Banjir

“Komitmen dan dedikasi tim SAR Brimob Polda Sumbar dalam mengevakuasi warga terdampak banjir menjadi contoh nyata dari semangat pelayanan publik yang tinggi. Meskipun menghadapi kondisi yang sulit dan risiko yang tinggi, mereka tetap bersedia memberikan segala upaya untuk menyelamatkan dan memberikan bantuan kepada sesama di saat dibutuhkan,” tambah Kabid Humas.

BACA JUGA :
Festival Siti Nurbaya 2024: Tingkatkan Ekonomi Kreatif dan Gali Nilai Budaya dengan Metode Kekinian

Dalam menghadapi ancaman banjir dan bencana alam lainnya, koordinasi antar instansi dan dukungan dari masyarakat menjadi kunci dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

“Melalui sinergi dan gotong royong, diharapkan kita dapat menghadapi bencana alam dengan lebih tangguh dan dapat memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak lebih cepat,” pungkasnya. (Nofri)