Demi Menyerap Aspirasi Masyarakat, Saiful Bahri Husnan Anggota DPRD Fraksi PPP Adakan Reses ke II

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Bondowoso – Kegiatan Reses tahap kedua dilakukan oleh Anggota DPRD H. Syaiful Bahri Husnan, dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dilakasanakan daerah pemilihannya yaitu Dapil Empat

Acara yang digelar di Desa Sumber Sari, Kecamatan Maesan berjalan dengan lancar dan juga dihadiri Ratusan konstituenya dari daerah pemilihan yang meliputi Kecamatan Maesan, Kecamatan Tamanan, Kecamatan Grujugan dan Kecamatan Jambisari, Selasa 21/01/2020.

Syaiful Bahri Husnan menjelaskan apa tujuan pelaksanaan reses dilakukan, yaitu sebagai upaya menerima dan meyerap aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh konstituennya.

BACA JUGA :  Terkait UU Pres NO.40 Tahun 1999, Ketua FPII Ajak Diskusi PWI Prov. Lampung

“Reses ini merupakan ajang silaturrahmi dan serap aspirasi masyarakat, karena sangat sulit untuk bertemu apalagi silaturrahim dari rumah ke rumah. maka dari itu, dengan adanya reses ini saya bisa langsung mendengar keluh kesah apa saja yang menjadi uneg-uneg masyarakat untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat”, Ungkapnya.

BACA JUGA :  Stateman PLT Desa Panenggo Ede Saya Harus Legowo

Selain itu, Gus Syef panggilan akrabnya juga menambahkan, bahwa dari usulan para masyarakat tidak semua terealisasi, Namun Mengupayakan skala prioritas.

“Tidak semua usulan itu terealisasi, kita akan dahulukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang menjadi skala prioritas, kalau usulan itu sudah melebihi kuota, maka akan kita jadikan dua tahap atau mungkin kita alihkan ke anggaran berikutnya”, Tambah Gus Syef panggilan akrabnya.

BACA JUGA :  Penyerahan Proyek Sarana dan Prasarana Air Bersih dari Pihak PHO Cipta Karya PU Daerah Kepada Desa Seirahayu Dua

Dirinya juga berharap agar setiap bantuan pemerintah yang turun ke masyarakat dikelola dengan benar dan tepat sasaran.

“Harus dijaga dengan baik, manfaatkan alat tersebut dengan baik sehingga berkelanjutan dan dampak ekonominya bisa dirasakan, jangan sampai ada kasus-kasus seperti kemaren, setelah dapat bantuan alat lalu dijual”, Tutupnya.

  • Reporter : Yadi
  • Editor : Arik Kurniawan
  • Publikasi : Anisya Putri
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan