Lagi, 300 Kayu llegal Loging Berhasil Disita Polda Kalbar Dari Perairan Sungai Landak

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

PONTIANAK, KALBAR – Kembali sebanyak 300 kayu olahan ilegal diamankan jajaran Dit Polairud Polda Kalimantan Barat. 300 kayu olahan tanpa dilengkapi dengan surat keterangan sahnya hasil hutan ini diamankan dari perairan sungai Landak dengan pelaku berinisial S warga kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Senin (2/3)

Penemuan kembali praktek kayu olahan ilegal ini dibenarkan Direktur Polairud Polda Kalbar Kombes Pol Benyamin Sapta. Ia mengatakan pengungkapan dilakukan oleh unit Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Kalbar.

“Kembali berhasil diamankan praktik illegal loging, pada Senin 2 Maret 2020 sekitar pukul 10.30 Wib, Unit Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kalbar bersama anggota KP. Kasturi-6002 melaksanakan pemeriksaan 1 unit kapal KM. Putri Delima di perairan Sungai Landak Teluk Bakung” ungkapnya

BACA JUGA :  TNI-Polri Konsepkan Pengawalan Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju

Ia melanjutkan saat tim melaksanakan pemeriksaan menemukan kurang lebih 300 keping kayu olahan tanpa dilengkapi dengan surat resmi.

BACA JUGA :  Ketua Mabicab Pultab, Lepas Kontingen Kwarcab Pramuka Pulau Taliabu Ikut JAMDA I Provinsi Malut

“Pelaku berinisial S warga Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Sudah kita amankan ke Mako Dit Polairud Polda Kalbar” tambahnya

Barang bukit berupa kapal KM. Putri Delima dan 300 kayu olahan tersebut juga sudah disita untuk dilakukan pemberkasaan perkara.

BACA JUGA :  Roadshow Agung ke-IV: Nganjuk Siap Kembangkan Perpustakaan Pers

Kombes Pol Benyamin Sapta juga menambahkan pelaku dapat terancam dikenakan pasal tindak pidana UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Pasal 83 ayat (1) huruf b. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan