Pemerintahan

Pemkab Jember Jaga Stabilitas Harga Pangan, Gula dan Telur Dijual di Bawah Harga Pasar

1712
×

Pemkab Jember Jaga Stabilitas Harga Pangan, Gula dan Telur Dijual di Bawah Harga Pasar

Sebarkan artikel ini
Pasar Murah di Tanggul, Rabu (1/7/2026).(Foto: istimewa/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat melalui pelaksanaan Pasar Murah Terintegrasi yang digelar di Balai Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dengan hadirnya ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Example 300x600

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau.

Melalui kolaborasi lintas sektor, pasar murah tidak hanya menghadirkan bahan pangan pokok, tetapi juga membuka ruang bagi produk pertanian lokal dan UMKM untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.

BACA JUGA :
Diduga Kuat Telah Menikah Siri, ASN Pemkab Jember Dilaporkan Istri ke Polisi dan Inspektorat

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember, drh. Welas Wahyu Widayanti, mengatakan pelaksanaan pasar murah berjalan lancar dan mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat.

“Tingginya partisipasi warga menunjukkan bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan hari ini berjalan dengan lancar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan kami melihat program ini benar-benar membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

BACA JUGA :
Mengurangi Kemacetan Simpang 4 Argopuro Jember Ditutup Mulai Besok

“Pelaksanaan pasar murah melibatkan sinergi antara DKPP Kabupaten Jember, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DPTPH), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Bulog. Kolaborasi menghadirkan berbagai komoditas, mulai dari sayuran segar hasil petani lokal, produk UMKM, hingga kebutuhan pangan pokok strategis,” ungkapnya.

Stan DKPP menjadi salah satu yang paling banyak dikunjungi masyarakat. Komoditas gula pasir dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras dijual Rp20.000 per kilogram. Harga tersebut berada di bawah harga pasar sehingga membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan biaya yang lebih ringan.

“Selain menjadi bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan, pasar murah juga menjadi sarana memperkuat pemasaran hasil pertanian lokal sekaligus mendukung pelaku UMKM agar produknya semakin dikenal masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA :
Kepala Kantah Jember Pimpin Sidang GTRA, Penetapan Subyek dan Obyek Redistribusi Tanah di Desa Kaliwining

Menurut drh. Welas Wahyu, keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak yang terlibat. Dia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat agar manfaat program dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Jember.

“Kami akan melakukan evaluasi dan koordinasi bersama seluruh pihak terkait untuk menentukan pelaksanaan pasar murah berikutnya. Harapannya, program ini dapat menjangkau lebih banyak desa sehingga manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat,” tuturnya.