Kasau : Semangat “Swa Bhuwana Paksa” Terus Menyala Abadi

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

BANDUNG,.—“Semangat Swa Bhuwana Paksa terus menyala abadi,” ujar Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan Danseskoau Marsda TNI Henri Alfiandi saat Upacara HUT Ke-74 TNI Angkatan Udara di Bangsal Srutasala, Seskoau, Lembang. Kamis (9/4). Lanjut dikatakan prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara harus berbangga memiliki cerita panjang dan perjuangan yang hebat di masa lalu sehingga sangat pantas untuk dikenang dan dihormati.

Semangat “Swa Bhuwana Paksa” yang telah dibangun kini telah bersinergi dengan visi pemerintahan Presiden Joko Widodo yaitu meneruskan jalan perubahan Indonesia maju, berdaulat, mandiri dan berkepribadian gotong royong. “TNI Angkatan Udara unggul adalah bagian integral dari cita-cita Indonesia Maju,” tegas Kasau, sehingga seluruh prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara harus menjaga nyala api semangat “Swa Bhuwana Paksa” agar pembangunan kekuatan udara yang unggul berjalan beriringan dengan pembangunan bangsa.

Semangat tersebut membuktikan bahwa Prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara tidak tidur, lanjutnya, dengan berbagai pencapaian hasil kinerja kurun waktu satu tahun terakhir sebagai bentuk pertanggungjawaban amanah rakyat yaitu pencapaian zero accident yang menunjukan manajemen organisasi semakin modern, tertib guna meningkatkan safety culture, kinerja bidang operasi udara dalam mendukung penanganan bencana alam dan non-alam seperti gempa Lombok, gempa dan tsunami Palu, kebakaran hutan dan lahan di Sumatera, bencana banjir dan penanganan pandemi Covid-19. “TNI Angkatan Udara berupaya bergerak tercepat, terdepan dan tepat untuk membantu rakyat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Sambut Idul Adha 1441 H Ponpes Al Ishlah Potong 1.493 Kambing dan Sapi 173 Ekor, Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Selain itu, katanya, di bidang latihan dan pemeliharaan telah dilakukan terobosan inovatif sebagai bukti peningkatan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Udara. Mengenai kesejahteraan personel, TNI Angkatan Udara menciptakan program santunan kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas berupa beasiswa bagi putra-putri hingga lulus SMA, kemudian pembangunan 1.130 rumah pada 2018 dan 1.854 rumah pada tahun 2019. “Inilah wujud perhatian TNI Angkatan Udara atas dedikasi dan pengorbanan prajurit bagi bangsa dan negara,” katanya.

BACA JUGA :  Supir Truck Ditangkap Karena Menabrak Dua Orang Diduga Perampok Hingga Tewas

Semua pencapaian ini, ujarnya, bukanlah hasil akhir tetapi suatu proses berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme TNI Angkatan Udara yang tuimbuh dinamis. “Kita harus senantiasa berupaya, bekerja keras, menunjukan kepedulian, dan keseriusan untuk meraih sasaran yang telah ditetapkan,” ajaknya.

BACA JUGA :  Patut Dicontoh!! LBH Butta Toa Punya Cara Tersendiri untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

Upacara yang bertemakan “Kobarkan Semangat Swa Bhuwana Paksa Untuk Membangun Indonesia Maju dan TNI Angkatan Udara Unggul” dilaksanakan secara sederhana dengan personel yang terbatas ini turut dihadiri Wadan Seskoau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr (Han)., Seslem Seskoau Kolonel Lek Joseph Rizki P., S.T, S.I.P., para Direktur dan Kepala Departemen, perwakilan Dosen dan Perwira Penuntun serta personel Seskoau. 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan