Tak Pakai Penutup, Truk Pengangkut Pasir di Bondowoso Resahkan Pengendara Motor

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Bondowoso – Pengendara motor di Bondowoso semakin resah dengan maraknya truk muat pasir yang akhir akhir ini ramai di bahas di media sosial, Pasalnya truk tersebut mengganggu pengendara lain. 

Hal ini terjadi karena truk pemuat pasir tersebut tidak dilengkapi penutup dibagaian atasnya, sehingga pasir berterbangan sehingga menggangu pengendara sepeda motor dan pengendara lainnya. 

Selain membahayakan bagi kesehatan,  hal tersebut dapat membahayakan pengendara lainnya,  karena sangat menggagu pengelihat sehingga berpotensi terjadi kecelakaan. 

BACA JUGA :  Kapolres Situbondo Bersama H Taufik Bantu Pengobatan Penderita Hidrocephalus

Kekesalan di ungkapkan oleh Jasuli warga Desa Taman Kec. Grujugan yang di ungkapkan kepada Lensa Nusantara “Saya hargai pengemudi truk tersebut, mereka hanya mencaei nafkah,  tapi mereka juga harus memikirkan keselamatan pengguna jalan lainnya”, Ungkapnya. 

Lebih lanjut Jasuli juga berharap pihak pihak terkait segera memberi himbauan kepada pengemudi truk muatan pasir yang lalu lalang di jalan Jember,  “Saya berharap Pemerintah segera mengingatkan kepada pengemudi Truk agar menutup baknya dengan terpal, ketika muat pasir,  agar tidak mengganggu pengemudi lain”, Tambahnya,  Rabu, 29/4/2020.

BACA JUGA :  Antisipasi Penyalahgunaan,Kapolres Situbondo Periksa Senjata Api Anggota

Selain itu truck tersebut tidak ada Nomor Polisi, Masyarakat meminta pihak terkait segera menertipkan truck pengangkut pasir tersebut, agar leih mematuhi lagi aturan lalu lintas yang ada, dan juga tidak membahayakan pengendara lainnya.

Harapannya masyarakat pemerintah dan pihak pihak terkait memberikan himbauan kepada pengusaha tambang dan pengemudi truk muatan pasir agar menutup bak terbukanya,  kalau perlu berikan sangsi apabila melanggar. 

BACA JUGA :  Puluhan Pedagang Pasar Induk Gruduk Kantor DPRD Bondowoso, Ini Penyebabnya

Selain itu Pemerintah harus merespon cepat akan hal ini, karena muatan material pasir tersebut cukup padat, dalam sehari puluhan bahkan ratusan truk melintasi jalan tersebut, yang mana jalan Jember merupakan penghubung utama antar Kabupaten.

  • Repoter : Yadi/Suhartono
  • Editor : Arik Kurniawan
  • Publikasi : Mistari/Hosairi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan