Berita

Bupati TTS Meresmikan Kampung Tangguh di Desa Benlutu

95
×

Bupati TTS Meresmikan Kampung Tangguh di Desa Benlutu

Sebarkan artikel ini

TTS, Lensa Nusanatara – Kamis, 16/07/2020. Jarum jam menunjuk pukul. 08.00 pagi Pantauan Lensa Nusantara, Tarsi Abi terlihat masyarakat berdatangan untuk mempersiapkan segala perlengkapan untuk menyambut kedatangan Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Pieter Tahun ST, MM ,bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten TTS antara lain Kapolres TTS, DANDIM 1621 TTS, KAJARI TTS, Ketua PENGADILAN TTS, Anggota DPRD kabupaten TTS dalam rangka Lounching Kampung Tangguh Benlutu ,Desa Benlutu kecamatan Batu Putih Kabupaten Timor Tengah Selatan

Tepat pukul..12.00 siang, Rombongan diterima secara adat TTS, dengan beberapa orang tua adat dengan acara ” Natoni” atau tutur adat penyambutan tamu.

Example 300x600

Dalam Kegiatan Lounching Kampung Tangguh Benlutu, diawali dengan doa pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

serta di lanjutkan dengan Laporan Kepala Desa Benlutu bapak Obet Fallo, S.Sos ,dalam sambutan atau laporan kepala desa benlutu menyampaikan bahwa ” kita sudah mempersiapkan kegiatan ini sejak 3 ( tiga ) bulan yang lalu dengan tahapan sebagai berikut :

mempersiapkan rumah isolasi mandiri dalam pencegahan Covid19, mempersiapkan Posko Covid19 dalam rangka mendata masyarakat yang keluar masuk dari daerah lain, posko kesehatan untuk pencegahan penularan covid 19 di desa benlutu, serta mempersiapkan kelompok tani dan kerajinan tenun ikat dalam rangka mempertahankan ekonomi yang berada di desa benlutu akibat terdampak covid 19.

Dalam kegiatan peresmian kampung tangguh Benlutu kepala desa benlutu bapak OBED FALLO.S.SOS juga mempersiapkan rumah Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk ikut serta dalam pencegahan covid 19 serta. turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di desa benlutu.

Sehingga pada hari ini desa benlutu akan diresmikan menjadi kampung tangguh benlutu sebagai pilot projek untuk kabupaten timor tengah selatan” dengan di resmikan kampung tangguh desa benlutu dengan di tandai pemukulan gong oleh Bupati TTS bapak EGUSEM PIETER TAHUN.ST.MM.

Setelah diresmikan kampung tangguh benlutu oleh bupati TTS dan di lanjutan dengan sambutan, Kapolres TTS AKBP ARIASANDY, SIK, dalam sambutan KAPOLRES TTS AKBP ARIASANDY.SIK ada beberapa poin penting ynagvdi sampaikan untuk masyarakat desa benlutu antara lain

Masyarakat di harapkan agar tangguh dalam menghadapi Covid19, tangguh dalam ketahanan pangan, tangguh dalam menjaga kesehatan, masyarakat harus tangguh dalam bekerja untuk kehidupan sehari-hari khususnya para petani yang mengolah lahan pertanian,” ungkap Kapolres TTS.

Selanjutnya Kapolres mengajak kepala desa serta masyarakat Desa Benlutu agar bekerja sama dengan bhabinkamtibmas serta babinsa untuk menjaga keamanan dan ketertiban di desa benlutu” dan saya berharap masyarakat harus tangguh menjaga keamanan dan ketertiban di dalam desa ini, mari kita bersama-sama membangun desa ini “harap Ariasandy, SIK.

Pantauan wartawan Lensa Nusantara, masyarakat dan Forkopimda yang hadir sangat antusias mengikuti acara yang berlangsung.

Setelah sambutan KAPOLRES TTS selesai dan di lanjutkan sambutan Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Pieter Tahun, ST, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa ” Masyarakat harus saling mendukung untuk membangun desa ini, perhatian masyarakat sangat penting, anak-anak muda harus tertib lalulintas, masyarakat tetap menjaga kondisi fisik saat dalam bekerja, masyarakat selalu berwaspada dan mengikuti Protokol kesehatan, mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker.

Sehingga dengan peresmian kampung tangguh Benlutu, Desa Benlutu menjaga lebih baik lagi” demikian Bupati TTS. Kegiatan peresmian Kampung Tangguh Benlutu selanjutnya Bupati Timor Tengah Selatan bersama rombongan meninjau Rumah isolasi Covid19, Posko Covid19, posko kesehatan, Tempat PKK dan BUMDES desa Benlutu.

Kegiatan selanjutnya Rombongan dikawal oleh aparat Kepolisian dari Polres TTS dan TNI menuju Dusun C Desa Benlutu untuk peyerahan Hadiah Lomba Kontesternak sapi di Dusun C Lalib Desa Benlutu. (Tarsi Abi).

Tinggalkan Balasan

Tak Lagi Bergantung Bansos, Warga Ngawi Didorong Sukses Lewat Program Jatim Puspa PlusNgawi, LENSANUSANTARA.CO.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyalurkan bantuan Program Jatim Puspa Plus kepada masyarakat penerima manfaat di Kantor Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi (23/7/2026).Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan di pedesaan.Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Program Jatim Puspa Plus juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan usaha mikro, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.Kegiatan penyerahan bantuan dihadiri Kepala Desa Jambangan Murdoko, Camat Paron, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi Budi Santoso, Kepala Bidang Usaha Ekonomi Desa DPMD Provinsi Jawa Timur Damin, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Desa Jambangan.Dalam sambutannya, Kepala Desa Jambangan, Murdoko mengatakan bantuan yang diberikan bukan berupa uang tunai, melainkan barang yang disesuaikan dengan jenis usaha penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk mengembangkan usaha yang telah berjalan maupun memulai usaha baru.> "Bantuan ini diberikan dalam bentuk barang agar dapat langsung dimanfaatkan untuk menjalankan atau mengembangkan usaha. Jika dikelola dengan baik, usaha penerima manfaat akan berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujarnya.Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Ngawi, Budi Santoso menjelaskan bahwa Program Jatim Puspa Plus menyasar perempuan yang telah graduasi dari Program Keluarga Harapan (PKH) maupun masyarakat yang masuk dalam kelompok kesejahteraan desil 1 hingga desil 5.Ia berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui kegiatan usaha produktif.> "Kami berharap bantuan ini menjadi modal untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Penerima manfaat juga diharapkan fokus mengembangkan usahanya sehingga mampu mandiri secara ekonomi," katanya.Budi menambahkan, program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki semangat berwirausaha sehingga diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup tanpa terus bergantung pada bantuan sosial.Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Usaha Ekonomi Desa DPMD Provinsi Jawa Timur, Damin menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Jatim Puspa Plus mengacu pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 64 Tahun 2013 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap melakukan pendampingan hingga proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.Menurutnya, bantuan Jatim Puspa Plus merupakan bantuan khusus yang pada tahun 2026 mengalami peningkatan nilai dari Rp2,5 juta menjadi Rp 3 juta untuk setiap penerima manfaat.> "Pesan Ibu Gubernur Jawa Timur, setelah menerima bantuan masyarakat diharapkan segera memulai usaha dan membangun jejaring usaha agar dapat saling mendukung ketika menerima pesanan dalam jumlah besar," jelas Damin.Ia menilai kolaborasi antarpelaku UMKM menjadi salah satu kunci agar usaha masyarakat dapat berkembang lebih cepat sekaligus menciptakan pemerataan manfaat ekonomi di tingkat desa."Apabila setiap desa mampu mengembangkan potensi yang dimiliki, maka perekonomian desa akan tumbuh dan kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat," tambahnya.Ditemui secara terpisah, Kepala bidang usaha ekonomi desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Damin menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerima bantuan, baik melalui pendampingan internal maupun eksternal. Evaluasi tersebut meliputi pemanfaatan bantuan, peningkatan pendapatan usaha, serta tingkat keberhasilan usaha yang dijalankan oleh penerima manfaat.Selain menerima bantuan, masyarakat juga akan memperoleh pendampingan agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.Pada tahun 2026, Program Jatim Puspa Plus di Kabupaten Ngawi menyasar tiga desa, yakni Desa Jambangan di Kecamatan Paron, Desa Karangjati, dan Desa Kedungmiri.Bagi masyarakat yang telah mengajukan usulan namun belum memperoleh bantuan pada tahap ini, Damin memastikan usulan tersebut akan diupayakan masuk dalam pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Tahun 2026.Melalui Program Jatim Puspa Plus, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semakin banyak masyarakat yang mampu membangun usaha secara mandiri, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat perekonomian desa sebagai fondasi pembangunan daerah (Taufan Rahsobudi/ Lensa Nusantara Ngawi).
Berita

Post Views: 1,690 Ngawi, LENSANUSANTARA.CO.ID — Pemerintah Provinsi…