Berita

Tugu Khatulistiwa di Lipatkain Telah Habiskan Rp.200 Juta Lebih Sebut Kadis Pariwisata

×

Tugu Khatulistiwa di Lipatkain Telah Habiskan Rp.200 Juta Lebih Sebut Kadis Pariwisata

Sebarkan artikel ini

BANGKINANG, lensanusantara.net – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar, Zulia Dharma mengaku pihaknya akan terus berupaya mempercantik tuqu Khatulistiwa di Lipatkain Selatan, Kecamatan Kampar Kiri.

Example 300x600

Zulia menyebut, taman bagian belakang tugu adalah objek selanjutnya yang akan diperindah.

Ia mengatakan, pihaknya telah mengajukan usulan anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan(APBD-P) 2020 ini.

“Kita hanya mengusulkan, kan yang mengabulkan bukan kita,” cetus Zulia, Selasa, 18 Agustus 2020 lalu.

Hingga kini, sebut Zulia lagi, tugu Khatulistiwa telah menghabiskan dana sebesar Rp200 juta lebih terhitung sejak Tahun Anggaran 2019 hingga Tahun Anggaran 2020 ini.

Khatulistiwa atau Equator adalah garis khayal yang membagi bumi menjadi belahan bumi Utara dan belahan bumi Selatan. Kabupaten Kampar provinsi Riau salah satu bagian daratan bumi yang dilalui oleh garis ini. Titik yang dilalui garis ini ditandai dengan tugu. Tugu ini disebut tugu Equator atau tugu Khatulistiwa yang berada di Desa Lipatkain Sleatan.

Panjangnya Garis Khatulsitiwa ini kira-kira 40.075 km (24,901.5 mil). Tidak hanya melewati Indonesia, Khatulistiwa juga melewati banyak negara, termasuk Ekuador, Columbia, Brasil, Gabon, Sao Tome dan Principe, Kongo, Zaire, Uganda, Kenya dan Somalia. Khatulistiwa melintasi perairan teritorial dari negara pulau Maladewa dan Kiribati. Di Indonesia, Pontianak Ibu Kota Kalimantan Barat adalah kota yang juga dilewati oleh garis khatulistiwa. (hattan)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan