BeritaUncategorized

Pegiat Literasi Pantau Langsung Aktivitas Asrama Taman Baca di Desa Tegal Mijin Bondowoso

98
×

Pegiat Literasi Pantau Langsung Aktivitas Asrama Taman Baca di Desa Tegal Mijin Bondowoso

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, https://lensanusantara.co.id –Taman Baca Masyarakat (TBM) menjadi alternatif tempat belajar siswa selama masa pandemi covid-19. Saat pembelajaran di sekolah dilaksanakan melalui PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), tak jarang siswa melakukan aktivitas belajar kelompok di beberapa taman baca atau rumah baca, utamanya yang juga menjadi Rumah Wifi.

Demikian diungkapkan Mohammad Hairul, Pegiat literasi yang juga merupakan Instruktur Nasional Literasi Baca-Tulis.

Example 300x600


Hal itu disampaikan Hairul saat berkunjung langsung ke Asrama Taman Baca “Sejahtera” di RT 19/RW 5 Desa Tegalmijin, Grujugan, Bondowoso, Jawa Timur.

Pegiat literasi itu terlihat memantau dan berbincang langsung dengan Yubi, pemilih Asrama Taman Baca “Sejahtera”.


“Beberapa hari yang lalu saya membaca berita online tentang Yubi, Pemuda Desa Tegalmijin yang punya motivasi membuat asrama taman baca. Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan berjumpa beliau dan memantau langsung giat literasi yang beliau lakukan,” kata Hairul (Selasa, 22/9/2020).


“Alhamdulillah, Saya merasa sangat senang atas kunjungan Mas Hairul siang ini. Selama ini beliau memang saya kenal sebagai aktivis literasi bahkan kaliber nasional. Kunjungan beliau menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus bergiat di bidang literasi. Beliau tadi juga mendonasikan beberapa buku untuk tambahan koleksi bacaan anak-anak di sini”, Ungkap Yubi.


”Anak-anak mulai terlihat bosan dengan bahan bacaan yang ada. Memang koleksi kami sementara ini masih minim. Terima kasih Mas Hairul sudah menambah bacaan-bacaan baru untuk anak-anak kami”, ungkap pria 32 tahun yang juga merupakan Ketua RT 19 di Desa Tegalmijin.


Menurut Hairul, perlu dukungan banyak pihak untuk membantu apa yang sudah dirintis oleh Yubi. Donasi berupa buku sangat dibutuhkan untuk merawat agar minat baca anak-anak terus tumbuh.

“Sementara ini buku-buku yang ada adalah donasi dari perorangan dari berbagai daerah. Semoga setelah ini akan semakin banyak pihak yang akan mendonasikan buku untuk taman baca ini. Karena bicara literasi adalah bicara tentang sinergi”, imbuh Hairul yang juga Guru berprestasi di SMPN 1 Bondowoso.


Yubi menambahkan bahwa dalam waktu dekat direncanakan akan digelar event lomba nuansa literasi yang hadiah-hadiahnya berupa buku untuk memotivasi anak-anak. Ia berharap kegiatan yang akan diadakan dapat menjadi daya tarik anak-anak di lingkungannya untuk berkunjung ke Asrama Taman Baca.

  • Reporter : Mistari/Jasuli
  • Editor : Arik Kurniawan
  • Publikasi : Taufik/Yadi

Tinggalkan Balasan