Lensa Nusantara
Banyuwangi Featured

Surat Permohonan Audensi Tak Kunjung Ada Respon, BEM Banyuwangi Gelar Jumpa PERS Didepan Pemkab

Banyuwangi – LENSANUSANTARA.CO.ID – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banyuwangi, Kamis (7/1/21) sekira pukul 10:30 WIB mendatangi kantor Pemda Banyuwangi.

Bukan tanpa alasan kedatangan Aliansi BEM tersebut dalam rangka ingin menindaklanjuti surat permohonan audiensi yang telah diajukan pada hari Selasa (5/1/2021) lalu.

Rino selaku koordinator meminta agar Pemerintah Daerah kabupaten Banyuwangi untuk terbuka mengenai informasi Covid-19 yang saat ini tak kunjung menurun, namun justru mengalami kenaikan yang cukup drastis.

“Kami ini sudah mengajukan permohonan pada Selasa kemarin di Pemda, sampai hari ini tak ada panggilan, hingga kami memutuskan melakukan jumpa pers didepan kantor Pemda bersama Teman-teman BEM Banyuwangi,” Jelas Rino

Dari beberapa permohonan tersebut, ia akan memberikan pertanyaan seputar Covid-19 diantaranya ; “Apakah data yang dirilis dari gugus tugas penanganan Covid-19 Banyuwangi dapat dipertanggungjawabkan ?, Dan persoalan transparansi anggaran penanganan Covid-19 ?”, Jelasnya dalam sesi Pers release Aliansi BEM Banyuwangi.

Menurutnya, sampai saat ini Masyarakat belum mengetahui berapa anggaran maupun bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dilanjutkan dalam pertanyaan tersebut, bahwa apa arah kebijakan dan strategi yang diambil pemerintah kabupaten untuk menekan penyebaran kasus Covid-19? Hal itu menjadi sebuah pertanyaan yang diajukan oleh Aliansi BEM Banyuwangi.

Sebagai insan akademisi, Rino bersama teman-teman Aliansi BEM Banyuwangi ingin memberikan solusi yang sudah disusun melalui kajian akademis. Tetapi hal itu menjadi fatal gegara pemerintah kabupaten tidak membuka ruang diskusi bersama.

“Artinya apa Pemkab masih tidak terbuka dengan masyarakat Banyuwangi mengenai Covid-19 ini dan tidak menjalankan amanat undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik(KIP),” Ungkap Rino.

Oleh karena itu, Ia mendesak kepada Bupati Banyuwangi, untuk segera terbuka mengenai akuntabilitas data, maupun anggaran Covid-19, serta untuk memberikan fasilitas tes PT-PCR (Swab) secara gratis bagi seluruh masyarakat Banyuwangi.

“Jika desakan kami ini tidak di respon selama 10 hari kedepan, maka kami dari Aliansi BEM Banyuwangi akan melakukan aksi besar-besaran di Pemda banyuwangi,” Tegasnya. (Dhofir)

Related posts

Satuan Satreskoba Polres Probolinggo Ringkus Pengedar Sabu-sabu

Lensa Nusantara

Pemkab OKU Ikuti Vidcon Penilaian Event Kepala Daerah Inovatif se-Sumsel Secara Online Piala Mendagri

Lensa Nusantara

Semua Pasien Terpapar Covid Wajib Isolasi di Asrama Covid

ADM