BeritaBisnis

Pedagang Kaki Lima Merugi, Covid-19 Berdampak Pada Perekonomian di Kabupaten Belu

×

Pedagang Kaki Lima Merugi, Covid-19 Berdampak Pada Perekonomian di Kabupaten Belu

Sebarkan artikel ini

Belu, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pedagang kaki (5) Rosina Kolo dipasar lama Kelurahan Atambua Kabupaten (BELU Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluh hasil dagangnya tidak laku terjual karena (Covid 19) pada 14 Pebruari 2021 diini hari tadi.

Ia menjelaskan keluhannya mulai (Covid 19) melanda kabupaten ( BELU) hasil jualannya menurun derastis kapan (Covid 19) yang di nilai mematikan ini bisa berakhir supaya aktifitas busa normal lagi seperti yang dulu.

Example 300x600

Ia mengatakan kita berharap mudah mudahan (Covid 19) cepat berlalu dengan ikut himbauan pemerinta melalui gugus tugas (Covid 19) selalu pake masker, cuci tangan dan jaga jarak,”kata Ibu Rosina Kolo,” pada wartawan saat menemuinya.

Sebelum (Covid 19) melanda kabupaten (BELU).kami jualan satu (1) hari bisa dapat untung 200.000 s/d 300.000. tapi sekarang adanya (Covid 19) ini, satu hari hanya bisa dapat 50.000 s/d 100.000 saja,” kata Ibu Rosina Kolo,” pada wartawan.

Kita semua pasti berharap hal yang sama agar (Covid 19) cepat berakhir supaya aktifitas bisa normal lagi karena adanya (Covid 19) banyak orang yang kehilangan mata pencarian tapi semua ini tentu bisa berlalu.

Kebutuhan rumah tangga sangat membengkak anak anak tidak sekolah penghasilan sangat minim tentu saja hal inilah membuat masyarakat mengelu tapi kita optimis ini semua pasti bisa berlalu (Blasius).

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan