Lensa Nusantara
Bondowoso Featured

Pasca Penutupan Aliran Limbah PT. Bonindo, Masyarakat Titip Salam ke Anggota DPRD Bondowoso

Selokan aliran limbah di belakang PT. Bonindo di tutup pakai semen oleh Satpol PP. (foto: Ubay/Lensa Nusantara)

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID
Saluran limbah milik PT Bonindo yang selama ini dikeluhkan masyarakat sekitar karena baunya yang menyengat serta di duga mencemari lingkungan, telah berhasil di tutup oleh Pemkab Bondowoso melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) pada Senin, 15/3/2021, di dampingi personel Polres Bondowoso.

Warga sekitar area Pabrik yang terdampak langsung dengan limbah tersebut mengapresiasi tindakan Pemerintah yang menutup selokan aliran limbah di belakang pabrik PT Bonindo.

Beberap warga setempat saat di datangi awak media pasca penutupan aliran limbah, mengatakan, warga senang limbah itu tidak akan mengeluarkan bau yang menyengat lagi, serta tidak akan mencemari lingkungannya

“Terimakasih Pemerintah, Terimakasih Pak Dewan, yang kemaren sudah ngecek langsung keadaan limbah,” ucap warga dengan bahasa madura.

Warga juga mengatakan, selama ini bau limbah bisa di rasakan saat tengah malam, mereka juga tidak menuntut apapun kecuali masalah limbah saja.

“Pabrik itu banyak mempekerjakan masyarakat mas, tapi cuma satu yang kami tuntut, limbah itu mas agar tidak mencemari lingkungan sekitar, alhamdulillah sekarang kami sudah lega,” kata warga yang enggan disebut namanya.

Warga menuturkan, beberapa minggu lalu ada Anggota DPRD Bondowoso yang mengecek langsung ke pambuangan limbah tersebut.

“Salam ghi mas ka pak Dewan, kaule tak oning ka nyamanah, kaso’on, ampon nyuara’agih suaranah rakyat, (salam ya mas ke pak Dewan, saya tidak tahu namanya, terimakasih sudah menyuarakan suara rakyat,” ucap warga.

Sekedar untuk diketahui, pada Tanggal 10 Februari 2021 Komisi III DPRD di komandoi Wakil ketua Komisi III yakni Kukuh Raharjo, mengecek langsung limbah tersebut.

Kukuh Raharjo juga sempat berdialog langsung dengan warga yang tinggal di sekitar saluran air. Bahkan, Kukuh sempat ambil air limbah dengan menggunakan botol air mineral yang diikuti H. Samsul Tahar, dan anggota komisi III DPRD lainnya. Bahkan, Kukuh sempat mencoba air sumur yang tak jauh dari saluran air.

“Kita ingin mendengar langsung keluhan masyarakat. Kami sebagai wakil rakyat di DPRD menerima aspirasi masyarakat,“ kata Kukuh Rahardjo

Salah satunya, lanjut ia, dengan membuktikan langsung aspirasi masyarakat di bawah dan turun langsung ke masyarakat.

Komisi III DPRD juga minta penjelasan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso. (ubay)

Related posts

Keputusan DPP PPP, Ketua DPC Dumai Kembali Dipimpin Samsul Bahri

Lensa Nusantara

Abdul Hafidz Sebut, Pelantikan Kemungkinan Besar Molor Karena Gugatan di MK

Lensa Nusantara

Nahas!!.. Seorang Pria Kampung Negara Sakti, Menderita Luka Serius Akibat Benda Tajam dan Ahirnya Meninggal

Lensa Nusantara