Surabaya, LENSANUSANTARA.CO.ID – Di tengah padatnya aktivitas sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Ahmad Dhafir kembali menorehkan capaian penting dalam perjalanan intelektualnya. Politisi senior tersebut resmi menyandang gelar Magister Ilmu Hukum usai mengikuti prosesi wisuda di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), yang digelar di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (26/4/2026).
Momentum wisuda itu menjadi perhatian publik karena di tengah kesibukan memimpin lembaga legislatif daerah, Dhafir memilih kembali ke bangku kuliah untuk memperdalam ilmu hukum. Baginya, pendidikan bukan sekadar simbol akademik, melainkan bekal penting dalam menjalankan amanah pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia politik dan pemerintahan, Ahmad Dhafir mengaku telah banyak menghadapi dinamika praktik di lapangan. Namun menurutnya, pengalaman praktis harus dibarengi dengan pemahaman teori yang kuat agar kebijakan yang diambil tetap berpijak pada aturan dan keadilan.
“Selama ini kami berpraktik, tapi setelah mempelajari teori Hukum Administrasi Negara, modal kami terasa semakin besar untuk berguna bagi agama, bangsa, dan negara,” ujar Dhafir usai prosesi wisuda.
Ia menegaskan, ilmu hukum yang diperolehnya akan menjadi landasan untuk memperkuat prinsip pemerintahan yang bersih, adil, dan berjalan sesuai koridor peraturan perundang-undangan.
Menurut Dhafir, jabatan politik bukanlah sekadar ruang perebutan kekuasaan, melainkan jalan pengabdian yang memiliki nilai spiritual. Ia memandang politik dan pemerintahan sebagai bentuk ibadah jika dijalankan dengan niat tulus untuk kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintahan itu ibadah, politik itu ibadah. Di saat kita berbuat baik untuk masyarakat, masyarakat senang dan sejahtera, maka kita dapat pahala. Itulah yang memotivasi saya untuk terus mengabdi dan belajar,” tegasnya.
Keputusannya menempuh studi di Unitomo juga bukan tanpa alasan. Ia menilai kampus tersebut memiliki integritas akademik yang kuat, dengan para profesor dan akademisi senior yang memiliki konsistensi serta kredibilitas tinggi, khususnya di bidang hukum.
Sebagai tokoh politik yang telah lama aktif dalam organisasi dan pemerintahan, Dhafir juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda Indonesia agar tidak berhenti belajar dan terus membangun integritas diri.
Ia mengutip pepatah Arab, “Syubbanul yaum rijalul ghad”, yang berarti pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan.
“Siapkan ilmu, pengetahuan, dan integritas kalian. Rajinlah belajar, tapi jangan hanya di bangku kuliah. Banyaklah berkumpul dan bergaul dengan tokoh-tokoh yang punya integritas dan pengetahuan tinggi,” pesannya.
Pencapaian akademik Ahmad Dhafir ini menjadi contoh bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia maupun jabatan. Dari ruang parlemen hingga bangku kuliah, pengabdian dan ilmu pengetahuan tetap berjalan beriringan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.














