Lensa Nusantara
Berita Religi

Aa Gym: Berkhidmat untuk Umat dan Motivasi Keimanan Melalui dtPeduli di Provinsi Jawa Timur

Surabaya, LENSANUSANTARA.CO.ID
Perjalanan dakwah guru besar Daarut Tauhiid, KH. Abdullah Gymnastiar yang akrab dipanggil Aa Gym ke Surabaya Jawa Timur merupakan kali pertama setelah masa pandemi COVID-19 mereda.

Dakwah beliau selama 2 hari di surabaya berawal pada hari jumat 08/10/2021 di Masjid Al Ikhlas perak hingga berakhir pada 09/10/2021 di acara silaturahmi donatur dtPeduli di Ballroom Novotel Hotel Surabaya, seluruh kegiatan dakwah beliau selalu disertai Prokes covid-19 yang sangat ketat.

BACA JUGA :  Bupati Bersama Forkopimda OKU Menghadiri Pengarahan Panglima TNI dan Kapolri Dalam Rangka Kunjungan Kerja ke Provinsi Sumsel

Aa Gym menyampaikan tujuan utama Daarut Tauhiid Peduli (dtPeduli) intinya berkhidmat untuk umat agar berkehidupan lebih baik serta memotivasi para donatur agar menyalurkan donasinya untuk penerima manfaat dan pengembangan pendidikan umat yang dikelola secara baik dan akuntabilitas yang bagus.

Dalam perjalanan dtPeduli di Jawa Timur yang diawali pada tahun 2019, Aa Gym menyampaikan besar harapan dapat bermitra dengan pemerintah provinsi jawa timur dalam menjalankan program-program kegiatan penyaluran manfaat dan penerimaan donasi dari pada donatur-donatur yang ada di Provinsi jawa timur guna meningkatkan keimanan nya.

BACA JUGA :  Kapolri Pimpin Pembukaan Kejurnas Menembak Kapolri Cup 2020

Kepala Kantor dtPeduli Jawa Timur, Ujang Sadili menambahkan untuk program-program dtPeduli meliputi dakwah, pendidikan, ekonomi, sosial kemanusiaan serta juga kesehatan. Dalam waktu dekat ini akan dijalankan yaitu Program INDONESIA PEDULI DIFABEL meliputi program-program charity serta pemberdayaan kepada teman-teman penyandang disabilitas.

BACA JUGA :  Ketua FPII Korwil Way Kanan Apresiasi Tim 20 dan SAR Dalam Pencarian Korban Tenggelam di Way Besai

Kang ujang, menyampaikan impian terbesar di Jawa Timur dapat berdirinya Kawasan Wakaf Terpadu yang di dalamnya terdiri dari Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia, Desa tangguh, Rumah tahfiz serta Baitul Qur’an. (Red)