Lensa Nusantara
Berita Kesehatan

Satgas Covid-19 Desa bersama Puskesmas Sempu Genjot Vaksinasi Hingga Tingkat RT

Banyuwangi, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kembali terselenggara vaksinasi secara bergilir di RT 1/RT 2. Dusun Tugung. Desa Sempu. Kecamatan Sempu. dengan sasaran sebanyak 30 dosis. Kamis (21/10/2021).

Janis vaksin yang diselenggarakan untuk masyarakat oleh pihak Satgas covid Desa, bersama Puskesmas Sempu, yaitu vaksin Astra dan Sinovac.

Dalam hal tersebut, Agus selaku Kasi Kesra Desa Sempu mengatakan kepada awak media, bahwa dalam pelaksanaannya itu pihak desa dan puskesmas langsung didampingi oleh Babinsa dan Babinkantibmas serta satgas covid-19 desa Sempu.

BACA JUGA :  Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2020, Event Berskala Nasional

“Kami dari satgas desa bekerja sama dengan puskesmas Sempu, dalam rangka mengejar target yang mana dari pemerintah Banyuwangi yang beharap harus 75 persen terkait vaksinasi,” tuturnya

Masih dengan Kasi Kesra. “Sehingga kami melakukan vaksinasi di setiap RT dan RW kepada masyarakat, agar mereka sadar, bahwa vaksinasi tersebut sangat dibutuhkan, yang tujuannya mencapai dengan level 1, dan untuk menuju level satu itu kita harus mencapai 75 persen vaksinasi,” jelasnya,

BACA JUGA :  Abdul Hafidz Sebut, Pelantikan Kemungkinan Besar Molor Karena Gugatan di MK

Kasi Kesra menambah. ” Dan Alhamdulillah, untuk desa Sempu sendiri sampai saat ini sudah mencapai 68% sekian begitu,”imbuhnya Agus

Wasis selaku Kasun Tugung juga menjelaskan kepada tim media, ” Saya berharap agar masyarakat dapat vaksin semua, level turun menjadi level 1, dan masa pandemi ini cepat berakhir, supaya ekonomi masyarakat pulih kembali ,” harapnya Kasun.

BACA JUGA :  Pemdes Rap-rap Salurkan BLT DD Tahap II Tahun 2021 Kepada 127 KPM

Sementara itu, Kristin Dwi Ningrum selaku perwakilan dari puskesmas Sempu menjelaskan.

“Kalau jenis vaksin ada dua, yang diantaranya vaksin Astra dan Sinovac, untuk sasaran di RT sini sebayak 30 dosis, dan warga yang hadir untuk divaksin ada 31 orang, hanya saja yang disuntik vaksin hanya 28 orang, dan yang tiga orang lainnya tidak kami vaksin karena tensinya tinggi.” pungkasnya Kristin. (Dhofir)