Lensa Nusantara
Berita

Mantan Kades Sumberjambe Diduga “Gelapkan” Uang Akte Tanah Milik Rakyatnya

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Uang sejumlah Rp 3.600.000.- hasil menjual sapinya yang diperuntukan biaya proses swalik tanah milik kakeknya yang bernama P Murja’i (alm) akan diswalik atas nama As’at sebagai ahli waris (cucu) dari Murja’i (alm) warga Dusun Gundang RT 04 RW 10 Desa Sumber Jambe Kecamatan Sumber Jambe Kabupaten Jember berjalan 6 Tahun tak kunjung selesai.

Seperti yang disampaikan oleh As’at, “Berawal saat “Muzaki” baru dilantik sebagai kepala Desa Sumber Jambe periode pertama waktu itu kalau tidak salah tahun 2015 yang lalu As’at mengurus surat tanah kakeknya yang bernama Murja’i (alm) untuk di swalik atas nama dirinya (As’at) namun hingga berita ini tayang proses surat tanahnya tak kunjung selesai, dan herannya uang senilai Rp.3.600.000.- tidak di kembalikan pada dirinya.” tutur As”at diruang tamu rumahnya yang termasuk kategori (maskin) di Dusun Gundang RT 04 RW 10 Desa Sumber Jambe.

BACA JUGA :  Polisi Bekuk DPO Pelaku Pemerasan di Jalan Alternatif KM 6 Blambangan Umpu Way Kanan

As’at menambahkan bahwa, dirinya yang telah termakan rayuan gombal “Muzaki” Kepala Desa Sumber Jambe kecamatan Sumber Jambe itu menyampaikan pada media bahwa, “pada waktu dirinya menyerahkan uang biaya administrasi proses swalik tanahnya pada “Muzaki” di rumah kepala desa Sumber Jambe itu mengatakan pada As”at bahwa, Gampang sipil kalau cuma urusan proses swalik tanahnya ini “sekejek mareh” beres.” tuturnya dengan logat maduranya, namun faktanya hingga masa jabatan sebagai kepala desa Sumber Jambe periode pertamanya habis surat tanah yang iya urus tak kunjung selesai selesai juga. sesal As’at

Padahal uang sejumlah tersebut iya dapatkan dari menjual lembu hasil bagian dirinya merawat sapi milik orang alias (geduh) jelasnya.

BACA JUGA :  Bupati Lahat Hadiri Musrenbang se-Kecamatan Merapi Area

Saat media coba menemui “Muzaki” mantan kades Sumber Jambe periode kemarin di rumahnya, Muzaki menjawab konfirmasi media dengan menyampaikan bahwa, P. As”at masyarakat dusun Gundang desa Sumber Jambe, Kab. Jember yang dalam hal ini disebut sebagai pemohon(swalik) atas tanah tersebut tidak pernah meminta uang biaya swalik tanahnya dikembalikan. Jawabnya

Ironisnya dimasa kepemimpinan kepala desa “Muzaki” periode pertama hingga habis masa jabatannya ternyata masih menyisakan Pekerjaan Rumah (PR) yaitu Proses Swalik’an tanah An Murja’i(alm) warga dusun Gundang Rt04 Rw10 desa Sumber Jambe yang dialihkan ke An As’at (cucu) ahli waris asal dusun Gundang Rt04 Rw10 desa Sumber Jambe kecamatan Sumber Jambe kab Jember ini berjalan selama 6 tahun tak kunjung selesai prosesnya, dan uang biaya administrasi senilai Rp.3.600.000.- tidak dikembalikan ke pemohon.

BACA JUGA :  Penataan dan Pengelolaan KEE di Daerah Wisata Pantai Taman Kili-kili Kab. Trenggalek

Dengan kejadian tersebut, Tim investigasi LSM KPK (Komunitas Pemantau Korupsi), Viktor Bayu menyampaikan, ” Kades seharusnya menjadi panutan rakyat bukan malah permainkan rakyatnya, uang segitu sangatlah besar bagi P. Edi als As’at, tega sekali mantan Kadesnya itu. Sudah +_ 5 tahun, akte gak selesai uangpun tidak dikembalikan. Apapun alasannya, wajib uang itu dikembalikan jika memang AKTE itu tidak selesai.” Ungkap Bayu.

“Masih banyak pelanggaran yang terjadi, apalagi dugaan KORUPSINYA mas. Kami sudah lakukan investigasi secara lengkap, dugaan penyelewengan proyeknya sudah tercium oleh kami, yaitu ” MERK UP ” Anggaran yang sangat berpotensi merugikan keuanyan

negara.” Jelasnya.(Ysf)