free stats
Daerah  

Dinas PUPR Tulungagung Melalui UPT, Lakukan Perawatan dan Perbaikan Jalan Rusak di Sepanjang Ruas-ruas Jalan

Tulungagung, LENSANUSANTARA.CO.ID – ” Demi menunjang Perekonomian Masyarakat Dinas PUPR Tulungagung melalui UPT wilayah Kauman, Ngunut, Tulungagung dan Campurdarat Laksanakan Perawatan dan perrbaikan Jalan Rusak Di sepanjang ruas ruas jalan menuju jalan poros Boyolangu – Campurdarat, Kalidawir- Tanggunggunung dan Jetakan – Karangrejo

Robinson Nadaek selaku Plt Kepala Dinas. (PUPR) saat Dikonfiirmasi Awak media, tepatnya pada tanggal 15 Maret 2022,Saat meninjau jjalan rusak diwilayah ruas jalan Kecamatan Sumbergempol,pihaknya mengatakan bahwa Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan perbaikan jalan ini secara rutin dilkukan setiap tahunnya,tentunya hal ini juga rutin meliputi semua bagian jalan mulai dari perkerasan jalan, bahu jalan, drainase jalan, dan bangunan pelengkap jalan lainnya.”Ungkap Robinson

” Dana Pemeliharaan dan perbaikan berasal dari APBD Tulungagung dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

” Dari DAK sebesar Rp 35 miliar. Sedang dari APBD Tulungagung sekitar Rp 65 miliar,” jelasnya

Lebih lanjut Oleh Bupati  Tulungagung,Menegaskan tentang Prioritas program pembangunan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan ditargetkan harus rampung sebelum Lebaran tahun 2022 ini agar selanjutnya bisa dilakukan program penataan.

Sementara itu kontrol mutu dan kualitas pekerjaan menjadi hal terpenting dalam setiap pekerjaan fisik pembangunan jalan. ”Sebagaimana kita ketahui saat ini kondisi jalan banyak yang mengalami kerusakan baik dikarenakan faktor alam dan faktor yang disebabkan oleh manusia itu sendiri dalam berkendara. Perbaikan dan peningkatan kualitas jalan tentunya harus dilakukan dengan memprioritaskan faktor kenyaman dan keamanan lingkungan bagi pengguna jalan” tandas bupati

Namun Tentang beberapa hal kita sadari bahwa Pelaksanaan standart teknis di lanpngan sering kali tertunda,ataupun terhambat Dikarenakan Saat dilakukan penambalan jalan lubang terjadi hujan cukup deras, sehingga terjadi genangan air dipermukaan, yang mengakibatkan jalan rusak kembali”, jelas Bupati.

Kendati  demikian Kondisi ruas jalan tergenang air sangat membahayakan bagi pengguna jalan terutama kendaraan bermotor yang melintas. Kerusakan jalan raya seperti jalan berlubang, jalan amblas dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga diperlukan penanganan segera terhadap kerusakan jalan.

Selain itu dilain sisi Kepala UPT Dinas PUPR wilayah Campurdarat Beny Arieasandi saat dikonfirmasi tim awak media tepatnya pada hari Senin tanggal 28 Maret 2022 di ruang kerjanya menjelaskan, untuk anggaran tahun ini UPT PUPR wilayah Campurdarat mendapatkan alokasi anggaran sekitar 900 juta.

“Anggaran tersebut untuk perawatan jalan matreal aspal colmix sebesar 500 juta dan untuk perawatan jalan matreal aspal dingin sebesar 450 juta”, jelas Beny

Pada pelaksanaan kegiatan saat ini pemeliharaan terdapat pekerjaan yang dilakukan secara periodic atau mengikuti siklus tertentu,dan hal ini rencananya perawatan jalan kita akan laksanakan di 4 titik ruas jalan, yaitu ruas jalan Desa Tanggulkundung sampai Desa Siyotobagus, ruas jalan Desa Kasreman Sampai Desa Pecuk, serta ruas jalan Desa Mergayu dan ruas jalan Desa Tanggulturus

Di tengah situasi pandemi covid-19 saat ini, pemeliharaan rutin jalan memprioritaskan perbaikan kerusakan yang memerlukan penanganan segera. Hal ini dikarenakan adanya kebijakan refocusing alokasi anggaran untuk penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Pelaksanaan pemeliharaan rutin dapat mencapai hasil yang optimal dalam mempertahankan kondisi jalan, tentunya apabila didukung dengan alokasi dana yang memadai.

Meskipun kegiatan pelaksanaan pekerjaan secara teknis belum bisa maksimal karena faktor anggaran,secara keseluruhan. Peningkatan jalan dimaksudkan sebagai penunjang transportasi untuk meningkatkan perekonomian warga setempat.

” Tidak dipungkiri bahwa transportasi dan perekonomian merupakan dua hal yang sangat berkaitan. “Kelancaran transportasi untuk menjalankan aktifitas merupakan kebutuhan masyarakat saat ini.(Evan)