Kebiasaan Buruk Membuang Sampah di Parit, Berakibat Saluran Air Tersumbat dan Memicu Banjir

Dairi, LENSANUSANTARA.CO.ID – Akibat curah hujan yang ekstrim dan saluran drainase yang tersumbat mengakibatkan lokasi Terminal Sitinjo yang berada di desa Sitinjo Induk Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Sumatera Utara mengalami kebanjiran. Hal ini menyulitkan masyarakat saat melewati jalan diseputaran Terminal Sitinjo
Akibat kejadian ini masyarakat menyampaikan keluhannya kepada kepala dusun yang diteruskan kepada Kepala Desa. Keluhan ini kemudian disampaikan ke Kecamatan oleh Kepala Desa. Selanjutnya pihak Kecamatan menyampaikan hal ini ke Dinas PUPR Kabupaten Dairi.

BACA JUGA :  Bupati Baddrut Tamam Lepas Tiga Santri Pamekasan Wakili Jawa Timur di Ajang FASI 2022


Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Dinas PUPR menurunkan alat berat untuk membersihkan saluran yang tersumbat agar air bisa berjalan lancar dan kebanjiran seperti ini tidak terjadi lagi.


Ir Togar Pasaribu anggota DPRD Komisi III Kabupaten Dairi beserta Simon Tony Malau S.Kom M.A.P Camat Sitinjo berserta Herdi Sidebang Pejabat Kepala Desa Sitinjo Induk dan aparat Desa Sitinjo Induk terlihat turun ke lokasi Terminal Sitinjo melihat dan mengawasi pekerjaan pembersihan tersebut.

BACA JUGA :  Hiburan Malam di Jl. HT. Gambir Selama Bulan Ramadhan Disesalkan Masyarakat


“Ini yang kadang jadi dilema. Yang mana kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan saluran drainase itu masih sangat kurang, akibatnya yah seperti ini. Air menjadi keluar kejalan dan mengakibatkan banjir karena saluran drainase ini tersumbat.” ujar Togar Pasaribu.


Dalam kesempatan tersebut Ir Togar Pasaribu meminta dan menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuang sampah ke dalam drainase.

BACA JUGA :  Komisi B DPRD Bantaeng Perintahkan Cafe Purity Kosongkan Gedung Milik Dinas Perikanan dan Kelautan


“Agar kejadian ini tidak terulang lagi, rencananya hari Jumat kita akan melakukan kegiatan gotong royong dengan melibatkan seluruh masyarakat sekitar untuk membersihkan saluran drainase yang tersumbat. Dan juga sekaligus mensosialisasikan pentingnya kebersihan saluran drainase tersebut kepada masyarakat agar kebanjiran seperti ini tidak terulang kembali.” kata Simon Tony Malau S.Kom M.A.P. kepada LENSANUAANTARA.co.id didampingi Herdi Sidebang Pejabat Kepala Desa Sitinjo induk.(Mula)