Pendidikan

Akhirnya, Alini Ghoni Ramadhani Siswi MAN Lumajang Dinobatkan Sebagai Puteri Pendidikan Indonesia

78
×

Akhirnya, Alini Ghoni Ramadhani Siswi MAN Lumajang Dinobatkan Sebagai Puteri Pendidikan Indonesia

Sebarkan artikel ini

Lumajang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pelajar asal Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lumajang, Alini Ghoni Ramadhani Putri dinobatkan sebagai Puteri Pendidikan Remaja Indonesia 2022. Pemilihan skala nasional itu, diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Prestasi Indonesia.

Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kamis (15/9/2022), Alini mengungkapkan, bahwa dirinya mengaku senang dan bangga atas prestasi yang berhasil diperoleh dalam ajang pemilihan Puteri Pendidikan Indonesia. Kenapa tidak, pasalnya ajang nasional ini merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh siswa maupun siswi SMA sederajat.

Example 300x600

Menurutnya, pencapaian prestasi yang ditorehkan tersebut tidaklah mudah, para finalis harus melewati proses seleksi di tingkat Kabupaten dan Provinsi masing-masing.

BACA JUGA :
Kearifan Lokal Jadi Daya Tarik, Agrowisata Bukit Jenggolo Lumajang Siap Dongkrak Ekonomi Desa

“Kita ketahui menjadi seorang puteri pendidikan bukanlah hal yang mudah, karena kita harus melawati banyak step by step dan persiapan yang banyak dan matang. Setidaknya ada total 47 finalis yang terdaftar dalam grand final. Mereka berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia,” ungkap dia.

BACA JUGA :
Legal Opinion Jadi Instrumen Pendukung Kebijakan Daerah, Pemkab Lumajang Apresiasi Kejari

Selain itu, diungkapkan Alini, bahwa dalam Grand Final, para finalis juga mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari juri dan dinilai oleh masyarakat melalui voting.

“Pada saat Grand Final, saya mendapatkan pertanyaan terkait dengan personality. Kemudian Alhamdulillah saya meraih winner untuk kategori Puteri Pendidikan Remaja Indonesia,” terang dia.

BACA JUGA :
Peresmian Jembatan Gantung Gladak Perak Lumajang, Diawali Cak Thorriq dan Bunda Indah Melintas Mengendarai Sepeda Motor

Alini berharap, prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para remaja lain di Lumajang.

“Ayo manfaatkan waktu dan kesempatan yang ada, jangan perah bilang kalian tidak punya potensi, kalian pasti punya kelebihan yang harus kalian gali dan kalian kembangkan,” pungkasnya. ( Amir/Dyah )